7 RAMPOK BERSENPI GASAK RP300 JUTA

Mobil korban di Mapolsek Muara Beliti, kemarin. FOTO : MARYATI-PALPOS


MURA
– 7 perampok bersenjata api beraksi di jalan lintas Sumatera (Jalinsum)Desa Batu Bandung Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musirawas, kemarin, sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam menjalankan aksinya pelaku melintangkan kayu balok di tengah jalinsum. Sebuah mobil Toyota Cayla Nopol BG 1754 NE yang disopiri Hendri  (30), warga Desa Ketuan 1 Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1 Kota Lubuklinggau  dengan penumpang Alfian Efendi (51), karyawan CV Sahabat Musi Rawas (SMS) menjadi sasaran pelaku.

Pelaku sempat memukuli Alfian yang merupakan warga Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara 2 Kota lubuklinggau. Pelaku merampas tas berisi laptop dan surat-surat penting lainnya. Selain itu, pelaku merampas kantong kresek berisi uang tunai Rp300 juta.

Setelah merampas harta benda korban, pelaku kabur menggunakan sepeda motor ke arah Kabupaten Empat Lawang.  Korban melaporkan perampokan yang menimpanya ke Mapolsek Muara Beliti.

Kapolres Musirawas, AKBP Gusti Hartono  membenarkan adanya perampokan tersebut. Dijelaskan Gusti, peristiwa bermula saat korban dalam perjalanan dari Lubuklinggau menuju PT Sawit Nusantara Indonesia di Desa Taba Dendang Kecamatan Muara Saling Kabupaten Empat Lawang.

Ketika mobil yang ditumpangi melaju di lokasi kejadian, tiba-tiba ada balok kayu melintang di tengah jalan. Nah, saat mobil berhenti, 7 pelaku keluar dari semak-semak sembari membawa senjata tajam dan senjata api rakitan.

Para pelaku langsung mengerubungi mobil dan  memukul korban menggunakan sepotong kayu.  Salah seorang pelaku menggunakan senpi rakitan laras pendek dan parang mengancam akan menembak korban jika tidak menyerahkan tas yang dibawa.

Dalam kondisi terdesak, korban hanya bisa pasrah saat pelaku merampas tas dan kantong kresek berisi uang Rp350 juta. Setelah itu kawanan pelaku kabur menggunakan sepeda motor  ke arah Empat Lawang.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kekerasan berupa memar pada lutut kaki kiri dan kehilangan barang barang berupa 1 tas berisikan laptop Asus, 1 buah tas sandang warna hitam merk SHERCK berisikan HP Nokia 1100 KTP, SIM, ATM BRI, BNI, Kartu BPJS, dan uang Rp300 ribu dan 1 plastik warna hitam berisikan uang Rp300 juta.

Selain itu, korban juga kehilang 1 tas berisi uang belum diketahui jumlahnya. Apabila ditaksir korban mengalami kerugian sekitar Rp350 juta.

“Sekarang para pelaku masih dalam pengejaran pihak Satrekrim Polres Mura,” tandas Gusti. (yat)