98,76 persen Rumah di OKI Sudah Diterangi Listrik

Bupati Ogan Komering Ilir, Iskandar SE saat mencuci tangan dengan air bersih.
Bupati Ogan Komering Ilir, Iskandar SE saat mencuci tangan dengan air bersih.

KAYUAGUNG – Kabupaten OKI genap berusia 77 tahun pada Selasa (11/10/2022). Sejumlah capaian pembangunan diungkap oleh Bupati OKI, H Iskandar, namun menurutnya masih banyak ketertinggalan mesti dikejar.

Iskandar memaparkan, sejumlah capaian bidang Infrastruktur diantaranya dari sepanjang 2.037,1 km jalan kabupaten, 71,61 persen dalam kondisi mantap dan menyisakan kurang dari 8,84 persen masih dalam kondisi rusak berat.

“Sementara jumlah kepala keluarga yang terlayani Air Bersih mencapai 73,32 persen. Meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 69,00 persen dan jumlah rumah tangga dengan sanitasi layak/jamban mencapai 60,40 persen meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 57,68 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam pemerataan energi, persentase rumah tangga di wilayah Bumi Bende Seguguk yang mendapat penerangan listrik sudah mencapai 98.76 persen.

“Sedangkan jumlah desa yang sudah dialiri listrik  di tahun 2021sebanyak 302 desa sudah dialiri listrik dengan rasio sebesar 1.66 persen dengan KK terlayani/pelanggan listrik telah mencapai 157.142 KK dengan rasio 1.51 persen,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, kondisi ini jauh lebih baik dari tahun 2015 lalu. Dimana jumlah desa yang teraliri listrik pada saat itu baru mencapai 287 desa dengan rasio 87,8 persen, sedangkan untuk jumlah KK sebanyak 106.774 KK dengan rasio sebesar 52,2 persen.

“Capaian itu berkat dukungan berbagai pihak. Terutama sinergi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sumsel. Pada kesempatan ini, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas dukungan pemerintah provinsi berupa perbaikan infrastruktur, bidang pendidikan dan kesehatan serta penanganan Karhutla di wilayah OKI,” tuturnya.

Masih kata Iskandar, masyarakat Kabupaten OKI diharapkan tetap meminta dukungan pemerintah provinsi Sumatera Selatan dalam rangka percepatan pembangunan di Bumi Bende Seguguk. (ril/ian)