Ada Perwali, Jangan Ragu Bertindak Tegas

Sulyaden


Sulyaden – Praktisi Hukum

TRUK tronton bermuatan berat kembali memenuhi jalan dijam-jam yang dilarang di Kota Palembang. Hal ini menjadi sorotan semua pihak tak terkecuali Praktisi Hukum, Sulyaden SH.

Dirinya mengatakan, jika truk tronton tersebut membuat kondisi jalan menjadi tidak tertib bagi pengendara lainnya tertutama pengendara sepeda motor.

“Masih terus melintasnya truk, atau angkutan berat dalam kota pada jam-jam sibuk termasuk pada siang hari tentunya akan membuat lalulintas dalam kota menjadi tertib dan nyaman,” katanya, saat diwawancarai, Jum’at (18/11).

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dikarenakan muatannya yang berat membuat truk tronton tersebut lambat berjalan.

“Ya dikarenakan kendaraan berat jenis truk dan tronton tidak bisa berjalan cepat selain karena kapasitas kendaraan yang besar dengan muatan yang banyak dan berat,” tuturnya.

Selain itu, dirinya juga berkata jika truk tronton kerab mengalami kecelakaan. “Beberapakali pernah terjadi kecelakaan seperti truk yang bawa peti kemas mengalami kecelakaan, seperti petikemas yang diangkut terjatuh dan mengalami kerusakan dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Dirinya menambahkan, pada prinsipnya untuk menertibkan kendaraan truk, tronton atau kendaraan berat lainnya perlu tindak tegas dari aparat

“Ini harus ditindak tegas oleh aparat, seperti dinas perhubungan dan polisi lalulintas, apalagi sudah ada perwali dan peraturan lalulintas,” tambahnya.

Dirinya menyebutkan, truk dan tronton melintas di dalam kota tentunya harus mengikuti ketentuan atau aturan.

“Dengan demikian tidak membahayakan dan menganggu kenyamanan, keselamatan serta ketertiban lalulintas jalan dalam kota. Penerapan aturan tersebut tentunya tidak diskriminasi artinya siapapun pemilik kendaraan tersebut harus mentaati aturan,” pungkasnya. (tia)