Anak Harus Diberikan Imunisasi Lengkap

MensosialisasikanAnggota komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat mensosialisasikan program bangsa kencana bersama mitra kerja BKKBN RI, di Kecamatan Pemulutan, Sabtu 5 November 2022.
Mensosialisasikan Anggota komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat mensosialisasikan program bangsa kencana bersama mitra kerja BKKBN RI, di Kecamatan Pemulutan, Sabtu 5 November 2022.

PEMULUTAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani dan BKKBN RI kembali melakukan sosialisasi dan KIE Program Bangsa Kencana bersama mitra kerja. Kali ini, menyasar warga Desa Aurstanding, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (5/11).

Dalam kesempatan itu, Irma mengajak seluruh masyarakat khususnya Ibu Hamil rajin periksakan diri ke Puskesmas untuk mengecek kehamilan.

Dalam kesempatan itu pula, perempuan berkacamata itu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba. “Selain menjauhi narkoba, kita juga harus menghindari seks bebas,” sebutnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel, Medi Heryanto SH MH yang hadir dalam kegiatan itu menjelaskan, usia laki laki yang terbaik untuk menikah minimal di usia 25 tahun dan 21 tahun untuk laki laki. “Walaupun dalam UU, itu membolehkan laki laki menikah di usia 19 tahun, tapi kita mengajak bahwa laki laki terbaik menikah di usia 25 tahun,” sebutnya.

Lalu, kenap perempuan baik menikah di usia 21 tahun? Karena perempuan yang akan hamil dan melahirkan. “Karena yang berisiko nantinya perempuan, yang akan hamil dan melahirkan. Sedangkan usia terbaik untuk hamil di usia 21 tahun,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu pula, dia mengatakan yang merencanakan terjadinya pernikahan adalah pasangan suami istri harus sepakat keduanya. “Pertama, kapan ingin hamil anak pertama dimana sebaiknya usia 21 tahun,” sebutnya mengaku kalau di usia lebih muda dikhawatirkan anaknya akan kurang gizi.

Selanjutnya, Ibu hamil juga harus rutin periksakan kehamilan dan juga harus mendapatkan air bersih yang layak. Tak hanya itu, jika anak sudah lahir maka enam bulan pertama anak harus diberikan ASI eksklusif.

Kemudian, kata dia. Setelah umur 6 bulan anak baru diperbolehkan tambahan makanan namun harus disesuaikan kemampuan mencerna bagi si anak dan ASI harus tetap diberikan hingga usia 2 tahun dan anak harus mendapatkan imunisasi yang lengkap. (*)