Apresiasi Kampung Tangguh Anti Narkoba

Tim Tim Asitensi Polda Sumsel melakukan kunjungan ke lima desa dan kelurahan di Kabupaten OKU yang diresmikan menjadi Kampung Tangguh Anti Narkoba.
Tim Tim Asitensi Polda Sumsel melakukan kunjungan ke lima desa dan kelurahan di Kabupaten OKU yang diresmikan menjadi Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Baturaja, Palpos.- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) mengapresiasi Kampung Tangguh Anti Narkoba yang telah dibentuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba dengan cara humanis.

“Kampung tangguh merupakan benteng terakhir dalam mencegah dan memberantas tindak pidana narkoba di wilayah hukum Polres OKU,” kata Wakil Ketua Tim Asitensi Polda Sumsel, AKBP Eddy Aprianto saat meninjau Kampung Tangguh Anti

Narkoba di lima desa dan kelurahan di Kabupaten OKU, Rabu (14/9).
Tim Asitensi melakukan kunjungan ke lima desa dan kelurahan yang diresmikan menjadi Kampung Tangguh Anti Narkoba yaitu Desa Air Paoh, Kelurahan Sukajadi, Kemalaraja, Baturaja Lama dan Kelurahan Saung Naga.

Dia menjelaskan, narkoba merupakan kasus yang menjadi atensi dan perlu diperhatikan bersama agar peredarannya dapat diminimalisir sedini mungkin.
Berbagai upaya telah dilakukan jajaran Polri bersama pemerintah untuk menekan penyalahgunaan narkoba agar generasi mudah dimasa yang akan datang dapat bebas dari jeratan barang haram tersebut.

Oleh sebab itu, kata dia, Polda Sumsel mendorong Polres jajarannya agar membentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba di setiap kecamatan agar Bumi Sriwijaya dapat bebas dari narkoba.

“Upaya kepolisian dalam memberantas narkoba sudah maksimal terutama untuk penegakan hukum. Namun hal tersebut juga harus dibarengi dengan melibatkan skolder terkait dan peran masyarakat sekitar agar peredaran narkoba dapat diberantas hingga ke akar-akarnya,” tegasnya. (len)