Bagus Namun Dibantu Dana

Lukman Harris


Lukman Harris – Pengamat Pendidikan

KEBIJAKAN kementerian pendidikan untuk penambahan seragam sekolah, dalam hal ini pakaian adat digunakan di sekolah pada saat acara adat tertentu nampaknya menjadi banyak sorotan. Salah satunya pengamat pendidikan, Lukman Harris.

Dirinya mengatakan, jika hal tersebut sebenarnya bagus diterapkan di sekolah-sekolah tertentu. “Sebetulnya kalau untuk sekolah tertentu katakanlah yang orang tuanya mampu, tidak masalah. Tetapi kalau untuk sekolah negeri yang orang tuanya kurang mampu pasti itu akan memberatkan mereka,” katanya, saat diwawancarai via telepon, Rabu (12/10).

Menurutnya, hal tersebut pasti akan membebani orang tua murid yang ekonominya rendah. “Karena biaya pembuatan baju adat pasti besar, karena bahannya juga berbeda kan dari seragam sekolah biasa,” ujarnya.

Kendati demikian, Lukman menuturkan jika dari Pemerintah sendiri seharusnya memberikan dana terkait kebijakan tersebut. “Tapi jika dari pemerintah sendiri memberikan dana terkait kebijakan tersebut ya gapapa,” tuturnya.

Lukman mengungkapkan, jika sebenarnya setuju dengan kebijakan tersebut karena dalam rangka melestarikan budaya.

“Kalau saya sendiri sebenarnya setuju, karena melestarikan budaya kan. Akan tetapi ya itu tadi, kalau ada bantuan dana dari pemerintah.Karena kan kasian untuk yang ekonominya rendah, pasti akan tambah berat,” tutupnya. (tia)