Bentrok Antar Pemuda, 1 Tewas 1 Luber

TEWAS : Korban ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi Taman Adipura.
TEWAS : Korban ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi Taman Adipura.

Muara Enim – Masyarakat Kota Muara Enim dibuat heboh. Pasalnya, diduga telah terjadi perkelahian antara sesama remaja yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu orang lainnya menderita luka parah dan dirawat di RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Taman Adipura Kelurahan Muara Enim Kecamatan Muara Enim, Minggu (11/9) pukul 24.00 WIB.

Korban ditemukan warga meninggal di TKP diduga kehabisan darah setelah menderita luka tusukan pada dua liang dibagian punggung, dada sebelah kanan, luka robek di dahi atas hidung, luka lecet di lutut sebelah kiri.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ikbal Firdaus (21), warga Dusun Muara Enim Kampung 8 Kelurahan Muara Enim. Sedangkan rekan korban satu kampung Dani Arya Winata (22), mengalami luka berat (luber) dengan kondisi mengalami tusuk di bagian dada kanan, tangan sebelah kiri dan punggung bawah sebelah kanan, berhasil diselamatkan setelah dilarikan RSUD Muara Enim untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kanit Pidum Iptu Ahmad Juned disampingi Kasi Humas Iptu RTM Situmorang, mengatakan awal kejadian tersebut pihaknya mendapatkan laporan terkait penemuan mayat yang diduga korban tindak pidana penganiayaan.

Korban Ikbal Firdaus meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian dada, punggung belakang dan dahi. Sementara satu orang lagi yang diketahui rekan korban Dani Arya Winata dibawa ke rumah sakit dengan luka berat.

“Semalam kita sudah melakukan pemeriksaan ke TKP. Dalam kasus ini kita sudah melakukan penyelidikan. Nanti setelah pelaku tertangkap kami akan informasikan,” ujarAhmad, Senin (12/9).

Dalam kasus ini, kata Juned, diduga motif pelaku adalah dendam terhadap korban, karena keduanya sempat terlibat beberapa perkelahian di luar perkara utama.
Selain itu, kata dia, barang Bukti yang ditemukan di TKP yakni satu pasang sandal, satu botol minuman Beralkohol 70 persen, satu botol Le Mineral, satu kotak Kuku Bima, satu) buah jaket berwarna hitam, dua buah handphone Android dan satu buah dompet berisi uang Rp100 ribu.

“Korban IF meninggal di TKP. Sementara DA saat ini sedang dirawat di RSUD Rabain karena mengalami luka berat di lokasi dan ditolong warga dilarikan ke rumah sakit. Saat ini kasus masih dalam proses lidik,” ujarnya. (ozi)