Berjuang demi Sekolah


MASIH
banyak ditemui daerah terisolir di Kabupaten Muratara. Bahkan tergolong  jauh dari peradaban modern.

Bahkan pelajar dan tenaga pendidik yang mengajar di wilayah ini harus berjuang keras hingga bertaruh nyawa. Mereka pun harus menyeberangi sungai yang siap-siap mengancam nyawa.

Sukari, warga Ulu Rawas, Kabupaten Muratara,  mengatakan wilayah mereka masih ada sekolah yang berada di pelosok dan sulit dijangkau. Salah SD Lokal Jauh Muara Kulam yang berada di Dusun Karang Pinggan.

Untuk mencapai wilayah ini harus menempuh jarak 3 jam dari ibu kota Kecamatan Ulu Rawas. Demi mengenyam pendidikan, pelajar di wilayah ini harus menyeberangi sungai untuk sampai ke sekolah. Ini dikarenakan tidak ada jembatan penghubung.

 “Di sana aksesnya tidak ada, cuma lewat jalan sungai. Yang jadi masalah, guru yang mau mengajar juga kesulitan melintas. Mereka tidak tinggal di rompok tapi pulang pergi dari Dusun Batu Tulis ke Dusun Karang Pinggan,” bebernya.

Warga setempat sangat menaruh harapan kepada pemerintah setempat untuk memperhatikan pelajar dan tenaga pendidik yang mengabdi di sana. (zul/SE)