BPPD Keluhkan Iklan Reklame Non Komersil

Herly Kurniawan
Herly Kurniawan

Tidak Dapat Dipungut Pajak

PALEMBANG – Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang mengeluhkan lost potensi dari sektor pajak reklame yang banyak tidak dapat dipungut padahal berada di lokasi yang strategis.

“Banyak titik reklame di Palembang ini yang lost potensi. Karena banyak digunakan oleh – oleh iklan yang bersifat individu (non komersil). Ini tidak dapat ditarik pajaknya, karena bukan bersifat komersil,” terang Kepala BPPD Palembang, Herly Kurniawan.

Dijelaskannya, adapun iklan reklame, yang tidak dapat dipungut pajaknya, seperti individu, organisasi, pemerintah termasuk juga caleg-caleg (karena bersifat individu).

“Ini ada aturan nya. Selama dia tidak komersil, maka tidak dapat di pungut pajaknya,” Ujarnya.

Sekalipun, titik lokasi reklame ini berada di posisi yang strategis seperti di simpang-simpang jalan besar, karena dalam perwali 17/17 reklame non komersil tidak boleh di pungut pajaknya.

“Namun ada aturan, sebenarnya di titik-titik itu tidak boleh dipasang reklame non komersil. Tapi kelemahan kita juga tidak menyediakan space untuk iklan reklame non komersil ini,” tukasnya. Padahal, iklan reklame yang bersifat individu ini bahkan ada yang sampai ber bulan-bulan, sehingga mengurangi potensi pajak reklame. (Ika)