Brutal ! Pemilik Toko Ditikam 17 Kali

Pelaku penikaman, Arafik yang berhasil dibekuk aparat Polsek Talang Kelapa dan barang bukti yang disita

BANYUASIN – Jagat media sosial digemparkan dengan aksi penikaman secara membabi buta seorang pemuda terhadap wanita pemilik toko. Dalam video yang beredar pemuda itu tanpa prikemanusiaan menghujankam senjata tajam berulang kali ke tubuh korban.

Belakangan diketahui persitiwa terjadi di Dusun II Desa Gasing Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Jumat (26/08) kemarin. Korbannya adalah seorang ibu rumah tangga Bernama Ellen Maizar (40).

Berkat kesigapan polisi, pelaku penikaman dapat dibekuk keesokan paginya. Dia adalah Arafik (29), warga Dusun II, RT 08, RW 04, Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, yang masih tetangga korban.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Sigit Agung Susilo SH SIK menjelaskan tersangka Arafik ditangkap tanpa perlawan saat berjalan pulang ke rumahnya.  Sigit mengatakan, setelah menerima laporan korban,  Unit Reskrim yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Yuli Mirshadi SH dan Ipda Alvin Adam Armita Siahaan langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Setelah kita amankam, pelaku langsung diamankan ke Mapolsek untuk pemeriksaan untuk penyidikan hukum lebih lanjut,” ungkap Sigit.

Untuk barang bukti yang diamankan, satu buah pisau berukuran panjang 20 cm yang dipakai tersangka melakukan penyerangan, satu kaos oblong warna hijau dan celana yang dikenakan saat beraksi.

Masih kata Sigit, kemarin, pihaknya masih mendalami apa motif pelaku tega menyerang korban yang saat ini masih mendapati perawatan di rumah sakit di Palembang.

Sigit menjelaskan kronologi sebelum peristiwa berdarah itu terjadi. Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan kejadian itu bermula ketika pelaku awalnya mendatangi warung korban dengan tujuan meminta top up atau isi saldo aplikasi dana senilai Rp 200 ribu.

Namun karena saat itu pelaku tak memberikan uang, korban menolak hingga akhirnya pelaku tersinggung dan melakukan aksi brutal tersebut.

“Karena pelaku tidak memberikan uang tersebut, maka korban belum melakukan top up saldo. Karena merasa tidak senang, pelaku melakukan penusukan terhadap korban berkali-kali,” katanya.

Akibat kejadian itu, lanjut Sigit, korban pun mengalami luka di bagian bahu sebelah kiri, sikut tangan kanan dan kiri, punggung belakang. Selain itu, sambungnya, ada juga luka di muka tepatnya di bagian kening dan pipi serta di bagian perut. Hasil visum memperlihatkan korban menderita 17 luka tikaman.

“Korban saat kejadian sempat berteriak minta tolong, datanglah saksi mendengar suara minta tolong. Lalu saksi melihat pelaku keluar dari rumah korban dengan tidak mengenakan baju. Mengetahui kondisi korban dalam keadaan berlumuran darah saksi membawa korban ke RS Myria Palembang untuk diberikan pertolongan medis,” paparnya.

“Korban sempat menarik baju pelaku hingga terlepas yang pada saat itu korban merintih kesakitan dan berteriak minta tolong warga,” tambah Sigit.

Heru (42), suami korban mengatakan istrinya  masih mendapatkan perawatan medis setelah menjalani operasi Jumat (26/08) siang.

“Alhamdulillah sudah operasi Jumat kemarin. Istri saya mendapat luka tusukan benda tajam jenis pisau sebanyak 17 lubang di sekujur tubuhnya,” kata Heru dilansir dari Sumeks.Co.

Dijelaskan Heru, peristiwa tersebut terjadi ketika istrinya sedang sendiri di rumah dan situasi di sekitar rumah memang sangat sepi.

“Saya sedang tidak di rumah tetapi rekaman CCTV di toko saya yang mengirimkannya karena tersambung dengan android saya,” ujar Heru.

Heru dan keluarga besar berharap kepada pihak kepolisian untuk menghukum tersangka dengan seadil-adilnya.

“Pandangan kami pelaku melakukan tindakan kriminal yang sudah direncanakan. Tapi rencana tersebut gagal karena jeritan minta tolong dari istri saya lalu terdengar oleh tetangga yang kemudian datang ke lokasi,” ungkap Heru. (ron/hb)