Bupati OI Intruksikan Cagar Budaya Lokal Dipatenkan

Bupati OI, Panca Wijaya Akbar saat menerima audiensi Pemilik Rumah Pangeran Syafi'i Sakatiga
Bupati OI, Panca Wijaya Akbar saat menerima audiensi Pemilik Rumah Pangeran Syafi’i Sakatiga

Indralaya, Palpos.- Bupati Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar mengintruksikan jajarannya, untuk segera mempatenkan segala bentuk budaya yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Hal ini dimaksutkan agar cagar budaya itu dapat memiliki identitas yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat lokal maupun luar daerah.
Hal itu disampaikan Bupati ketika menerima audiensi Pemilik Rumah Pangeran Syafi’i Sakatiga untuk Menjadi Cagar Budaya untuk Kabupaten Ogan Ilir, bertempat di Ruang Rapat Bupati KPT Tanjung Senai, Senin (29/08).

“Kabupaten Ogan Ilir ini belum memiliki identitas budaya yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat lokal maupun luar daerah. Oleh karena itu saya selaku bupati tadi memerintahkan kepala perangkat daerah terkait untuk mematenkan segala bentuk budaya baik kuliner dan sebagainya yang ada di Kabupaten Ogan Ilir,” ungkap Panca.

Oleh karenanya, bupati menyambut baik niat ahli waris Rumah Pangeran Syafi’i Sakatiga untuk membuat cagar budaya di Kabupaten Ogan Ilir. “Pemkab OI nantinya akan mencarikan solusi agar birokrasi dapat berjalan dan sesuai dengan apa yang kita harapkan karena Ogan Ilir memang memerlukan adanya identitas budaya.” terangnya.
Pemilik rumah Pangeran Syafi’i, Isnayanti berharap tanah dengan luas 400 meter x 1884 meter peninggalan Pangeran Syafi’i dapat bermanfaat untuk perkembangan cagar budaya di Ogan Ilir.

“Dengan telah jelas identitasnya nanti semoga lahan tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam mengembangkan cagar budaya di Kabupaten Ogan Ilir,” tutupnya. (sro)