Cenderung Legalkan Sendiri

Lukman Harris


Lukman Harris

(Pengamat Pendidikan)

ADANYA sekolah berbasis Internasional namun akreditasinya tidak legal, membuat Pengamat Pendidikan, Lukman Haris angkat bicara. Dirinya mengatakan, jika sebenarnya sekolah yang menggunakan merk Internasional itu tidak boleh.

“Kalau untuk sekolah Internasional itu sebenarnya tidak boleh, karena setahu saya untuk sekolah yang seperti itu disebutnya sekolah dengan perjanjian,” katanya, Selasa (30/8).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk sekolah dengan perjanjian tersebut izinnya dari Kementerian. “Sekolah itu izinnya dari Kementerian langsung, kurikulumnya pun lain dengan sekolah nasional. Dan pada umumnya juga yang bersekolah di sana itu anak-anak dari orang tua yang sebenarnya warga negara lain, tetapi karena tugas mereka di sini makanya mereka di sekolahkan di sekolah itu,” lanjutnya.

Selain itu, dari dinas terkait tidak bisa langsung memberikan teguran kepada sekolah yang bersangkutan. “Kalau dari dinas terkait tidak bisa, karena kan sekolah ini di bawah kementerian. Jadi paling dinas pendidikan kota ataupun provinsi hanya sebatas untuk memberikan masukan kepada kementerian jika memang ada suratnya,” ujarnya.

“Tapi kalau mereka melegalkan sendiri, tapi dapat izin dari dinas kota dan provinsi, maka hal itu harus dipertanyakan kenapa bisa mereka membuat nama Internasional itu. Karena tidak mungkin mereka sekolah Internasional, karena disdik itu hanya untuk sekolah nasional,” tukasnya. (tia)