Dampak Minimnya Daerah Resapan Air

Banjir yang menggenangi kawasan Jalan R Sukamto Palembang. FOTO : ADETIA-PALPOS


BANJIR
di Kota Palembang yang terus terjadi hampir setiap tahun menyebabkan masyarakat dihantui ketakutan. Dikhawatirkan banjir akan menenggelamkan Kota Palembang.

Program pembuatan kolam retensi dan pompanisasi yang digaung-gaungkan Pemkot Palembang tampak belum terasa manfaatnya. Kedua program tersebut menyedot anggaran yang tidak sedikit.

Jika dianalisa dari kasat mata saja, dulu daerah itu tidak pernah banjir sekarang langganan banjir. Ternyata dulunya daerah itu  rawa-rawa yang merupakan resapan air. Kini dengan banyaknya daratisasi, membuat rawa terkikis habis demi bangunan gedung menjulang.

Selain itu, minimnya pengawasan dari pihak terkait saat pembangunan dengan mengabaikan AMDAL. Terutama pembuatan drainase yang memadai. Tujuannya gara aliran air menjadi lancar. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat memperketat perizinan pembangunan di Kota Palembang. Terutama soal AMDAL yang didalamnya juga terdapat soal kemacetan lalulintas. (tia)