Dampak Perselingkuhan pada Kesehatan


PERSELINGKUHAN
dalam rumah tangga tidak hanya menggoreskan kesedihan, tetapi lebih dari itu akan memberikan luka mendalam bahkan trauma.

Menurut Prevention, mayoritas wanita berselingkuh karena merasa kurang secara emosional, sedangkan mayoritas laki-laki berselingkuh karena merasa kurang secara seksual.

Siapapun yang melakukan perselingkuhan dan apapun itu alasannya, akan berdampak pada kesehatan emosional dan kesehatan mental. Berikut ini adalah dampak perselingkuhan dalam rumah tangga yang perlu diketahui:

1. Kehilangan rasa percaya terhadap pasangan.
Prevention mengungkapkan pasangan yang berselingkuh akan membuat kebohongan-kebohongan sehingga akan sangat sulit untuk kembali dipercaya. Hilangnya rasa percaya ini kemudian akan berdampak pada kehidupan pernikahan, seperti dalam pola asuh anak atau keuangan.

2. Menurunkan kepercayaan diri.
Seseorang yang berselingkuh memiliki kekurangan dan akhirnya bisa melengkapi kekurangannya tersebut dari partner selingkuhnya. Kondisi ini akan memberikan rasa percaya diri, namun sebaliknya akan berdampak negatif terhadap pasangan yang diselingkuhi. Seseorang yang diselingkuhi akan merasa kurang percaya diri karena menganggap tidak bisa memenuhi kekurangan pasangan tersebut.

3. Kecemasan.
Kecemasan merupakan salah satu dampak negatif terbesar dari perselingkuhan dalam rumah tangga. Marriage menjelaskan bahwa kondisi yang tidak stabil akan meningkatkan rasa cemas yang merupakan reaksi tubuh terhadap stres. Rasa cemas yang tidak kunjung hilang dan semakin parah seiring berjalannya waktu sehingga akan mengganggu aktivitas sehari-hari.

4. Menyalahkan diri sendiri.
Health Shots menyebutkan bahwa seseorang yang diselingkuhi akan menganggap dirinya sebagai orang yang jahat dan menganggap bahwa perselingkuhan yang terjadi adalah kesalahannya. Akibatnya, menghukum diri sendiri menjadi hal yang umum dilakukan dan akan menjadi kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan. Rasa lelah dan mati rasa akan muncul, dan akhirnya berakibat negatif pada kegiatan sehari-hari.

5. Kelelahan mental.
Healthline menjelaskan perselingkuhan dalam rumah tangga akan berdampak negatif karena menurunnya kemampuan untuk berpikir, memecahkan masalah, dan mengatur emosi.

Rasa bersalah dan cemas akan membuat seseorang yang diselingkuhi menjadi sangat lelah secara emosional. Ekspektasi yang tidak bisa dipenuhi oleh pasangan juga akan menyebabkan kondisi semakin parah.(chy)