Dempo Aman, Gempa Muarenim dan Lahat

Petugas pemantau GAD memperhatikan alat seismograf memantau pergerakan gempa.
Petugas pemantau GAD memperhatikan alat seismograf memantau pergerakan gempa.

PAGARALAM, Palpos – Ketua Pos Pemantau Gunung Api Dempo Megian Nugraha mengatakan meski dalam sepekan terakhir sudah terjadi gempa bumi di daerah Muaraenim dan Kabupaten Lahat yang sangat dekat dengan Gunung Api Dempo Pagaralam, namun sejauh ini tidak menimbulkan peningkatan aktivitas kegempaan di sini.

“Sejauh ini gempa Lahat dan Muaraenim tidak memicu peningkatan aktivitas Gunung Api Dempo,” terang Megian seraya menyebut aktivitas yang muncul masih aktivitas normal yang selama ini muncul di alat seismograf di Pos Pemantau Gunung Api Dempo di kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagaralam Utara.

Diakui Megian, gempa terjadi di Kabupaten tetangga terekam di alat seismograf Pos Pemantau Gunung Api Dempo MMI II.

Hal ini membuat banyak masyarakat di Kota Pagaralam tidak merasakan adanya gempa yang terjadi di daerah Muaraenim dan Lahat, meskipun jaraknya sangat dekat dengan kota Pagaralam.

“Pada alat Kita hanya terekam MMI II. Selain itu terekam juga microtremor,” jelas Megian seraya mengatakan, kejadian gempa di Lahat dan Muaraenim diharapkan tidak memicu kegempaan di Gunung Dempo.

Meskipun demikian, pihaknya tetap terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kekinian Gunung Api Dempo, apalagi di musim seperti saat ini.

“Kami tetap waspada melakukan pemantauan secara intensif, dan melapor tiap kejadian terkait gunung api Dempo ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung secara periodik,” pungkasnya. (van)