Dewan OKU Siap Perjuangkan Nasib Nakes

Puluhan Nakes saat meminta bantuan kepada Ketua DPRD OKU, H Marjito Bachri.
Puluhan Nakes saat meminta bantuan kepada Ketua DPRD OKU, H Marjito Bachri.

BATURAJA – Setelah sehari sebelumnya menemui Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, kini giliran Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri yang ditemui  puluhan tenaga kesehatan (nakes) non ASN di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang itu.

Kedatangan nakes ini bertujuan ingin memastikan nasib mereka agar bisa diangkat menjadi PPPK. Meskipun tahun ini peluang itu terlewatkan gara-gara data mereka tidak ada satupun yang terupdate di Kemenkes RI. Mereka berharap peluang tersebut terbuka lebar tahun depan.

“Kami kesini cuma ingin memastikan bahwa nasib kami benar-benar diperjuangkan oleh pemerintah daerah. Kami berharap dewan OKU ikut ambil bagian mengawal masalah ini.

Kami mohon bantuannya pak,” kata Deni Mardiansyah, salah satu Nakes di RSUD Ibnu Sutuwo Baturaja.

Senada dikatakan Deni, Cici, Nakes RSUD lainnya menuturkan bahwa pada pertemuan terakhir dengan Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah pada Minggu 6 November 2022, para nakes sudah dijanjikan bahwa terkait data mereka yang tidak terupdate ke dalam aplikasi Kemenkes RI, maka tahun depan akan diperjuangkan agar data itu bisa terupdate.

“Jadi nanti kuota 249 PPPK tenaga kesehatan yang mestinya diangkat tahun ini, namun pengangkatannya tidak bisa dilakukan karena data kita tidak terdaftar di Kemenkes RI. Maka akan diakumulasikan jumlahnya pada pengangkatan tahun depan. Untuk itu, kita temui pak Marjito berharap masalah ini dikawal dewan agar janji itu tidak meleset,” tegas Cici.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD OKU, H Marjito Bachri mengaku, pihaknya siap ikut ambil bagian membantu para nakes agar bisa diangkat menjadi PPPK pads 2023 mendatang.

“Kita siap mendam-pingi tenaga nakes untuk langsung ke Kemenkes bertanya secara langsung dan meminta pihak Kemenkes agar 249 tenaga non ASN ini bisa ikut dalam updateng data Kemenkes,” kata Marjito. (len)