DPMD-P3A Berikan Pelatihan Pengurus Bumdes

Bupati Muratara H Devi Suhartoni foto bersama dengan peserta pelatihan Bumdes. Alam Palpos


MURATARA
– Bertujuan meningkatkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kabupaten Muratara. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perindungan Anak (DPMD-P3A) memberikan pelatihan terhadap pengurus Bumdes.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di gedung pertemuan Rumah Makan Sederhana selama dua hari dan dihadiri oleh Bupati Muratara H. Devi Suhartoni, Kepala DPMD-P3A Hj Gusti Rohmani dan ratusan peserta.

Kepala DPMD-P3A Muratara Hj Gusti Rohmani melalui Kabid Sosbud, Ranti mengatakan pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman para pegurus Bumdes, agar bisa berkembang seperti di daerah lain.

Lanjutnya, mengingat sekarang hanya 40 persen Bumdes yang aktif, sedangkan untuk 60 persen tidak aktif.

“Dengan adanya pelatihan ini setidaknya mereka bisa mendapatkan ilmu dan juga bisa mengembangkan Bumdes yang ada,” ujarnya, Rabu (23/11)

Ia menjelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat melalui Bumdes.

“Saya sangat megharapkan seluruh Bumdes yang ada di Kabupaten Muratara agar dapat aktif dan berkembang. Karena dampaknya sangat luar biasa untuk masyarakat karena bisa meningkatkan perekonomin masyarakat,” jelasnya.

Ia mengatakan kegiatan pelatihan itu diselenggarakan selama dua hari 22 sampai 23 November 2022 dan pematerinya mengundang tenaga ahli pemberbdayaan masyarakat Kabupaten Muratara.

“Untuk peserta sendiri terdiri dari Kades, sekretris, bendahara dan pengurus Bumdes,” katanya.

Sementara, Bupati Muratara H. Devi Suhartoni mengatakan sangat mendukung sekali dengan adanya pelatihan ini, supaya Bumdes yang ada di Kabupaten Muratara dapat berkembang lagi.

Kemudian, lanjutnya, untuk para Kades harus mendukung dan mensuport Bumdes yang ada di wilayahnya masing masing.

“Di sini peran Kades sangat penting dan juga dengan adanya Bumdes tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” katanya. (lam/adv)