Dukungan untuk Arya Lesmana Putra


KASUS
penganiyaan yang menimpa Arya Lesmana Putra (19), mahasiswa UIN Raden Fatah oleh 10 seniornya saat Diksar Litbang di Bumi Perkemahan Gandus Palembang, Jumat (29/09) yang lalu, mengundang banyak simpati. Terlebih Arya menjadi sasaran amuk kakak tingkatnya lantaran dianggap membocorkan soal ‘’pungli’’ pendaftaran mengikuti UKMK Litbang.

Simpati dan dukungan agar kasus ini diusut tuntas tak hanya datang dari kalangan DPRD Sumsel. Teman sejawat Arya sesama mahasiswa meminta kasus kekerasan ini diusut tuntas.

Dukungan tersebut dengan banyaknya spanduk di kawasan kampus hijau tersebut. Dalam spanduk tertulis permohonan kepada Rektor UIN Raden Fatah untuk mengawal dan mengusut tuntas kasus tersebut, agar tidak terulang lagi di kemudian hari.

Mahasiswa UIN Raden Fatah sangat mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa Arya Lesmana Putra. Belakangan diketahui, Arya merupakan hafiz 10 juz Alquran yang dikeroyok oleh kakak tingkatnya sesame panitia Diksar Litbang.

Sementara informasi terbaru, Rektor UIN Raden Fatah masih menunggu hasil pemeriksaan tim investigasi untuk mengambil langkah tegas terkait kasus tersebut. Rektor menegaskan akan mengusut kasus yang membuat nama baik (tia)