Finalis Putri Indonesia Daftar Bacaleg

8 bacaleg yang mendaftar di DPD Gerindra Ogan Ilir, kemarin. foto : isro antoni-palpos


INDRALAYA
– Partai Gerindra Ogan Ilir kembali menerima penyerahan berkas formulir bakal calon legislatif (bacaleg) untuk Pemilu 2024.

Sebelumnya putra Wakil Bupati Ogan Iir Ardani yang bernama Ahmad Rendi Saputra, kini 8 orang menyusul mendaftar.

Penyerahan berkas formulir ini diterima langsung Ketua DPC Partai Gerindra Ogan Ilir, Edwin Cahya Putra.

“Delapan orang yang mendaftar bacaleg, semuanya anak-anak muda potensial,” kata Edwin kepada wartawan di Indralaya, Senin (24/10).

Dari beberapa bacaleg yang mendaftar, Gerindra Ogan Ilir akan mencari sosok yang layak menjadi caleg. Kriteria layak yang dimaksud Edwin diantaranya cerdas, berprestasi, berpengalaman di bidang organisasi.

“Alhamdulillah, saudara-saudara kita yang mendaftar hari ini memiliki syarat-syarat tersebut,” kata Edwin.

Adapun kedelapan nama tersebut yakni Jimi Alkasom, Siti Fatimah, Bobby Ramadona Pratama, Evi Febri Sartika, Nadia Aprisilia, Oki Sri Rahayu, Tri Ahmad Alidino dan Almatiin Tyara Dika.

Para bacaleg ini nantinya akan dipilih untuk menjadi caleg wilayah daerah pemilihan (dapil) sesuai domisili masing-masing. Edwin menegaskan, pendaftaran bacaleg ini sangat terbuka bagi masyarakat dan tanpa uang mahar alias gratis

“Kami akan menyaring mana yang benar-benar layak berkompetisi pada Pilcaleg 2024. Harus benar-benar punya visi-misi yang berpihak pada masyarakat,” jelas Edwin.

Salah satu bacaleg yang mendaftar di Partai Gerindra Ogan Ilir merupakan finalis Puteri Indonesia Sumsel tahun lalu 2021-2022.

Dia adalah Nadia Aprisilia, usia 22 tahun asal Desa Meranjat, Kecamatan Indralaya Selatan. Nadia mengaku ingin mengabdi kepada masyarakat dengan bekal dan kemampuan yang dimilikinya.

“Saya biasa berinteraksi dengan masyarakat lewat media sosial. Ini akan menjadi salah satu saluran dalam melayani masyarakat jika terpilih menjadi anggota legislatif,” ujar Nadia.

Pengagum Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar ini ingin membuktikan bahwa anak muda bisa berbuat banyak kepada pembangunan daerah.

“Seperti halnya Bapak Bupati Panca, seorang pemuda yang melayani masyarakat. Saya ingin seperti itu dan tidak hanya mengumbar janji,” kata Nadia.(sro)