Garuda Pecundangi Rangking 84 FIFA

Timnas Indonesia kembali mengalahkan Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, dengan skor 2-1, Selasa (27/9) malam. Foto: Pssi


Indonesia vs Curacao 2-1

BOGOR – Timnas Indonesia sekali lagi menegaskan dominasi atas Curacao, negara peringkat 84 FIFA itu. Pada laga kedua uji coba Indonesia vs Curacao, di Stadion Pakansari Bogor, Selasa (27/9) malam, Timnas Garuda kembali menang 2-1.

Pada pertandingan Indonesia vs Curacao jilid II ini, Shin Tae Yong melakukan sejumlah perubahan. Seperti menerapkan formasi 4-5-1.
Ia juga mencadangkan Fachruddin Aryanto dan memainkan Rizky Ridho sebagai tandem Elkan Baggott di lini belakang.

STY juga menyimpan Marc Klok di bangku cadangan. Ricky Kambuaya, Saddil Ramdani dan Egy Maulana yang ditugaskan bermain lebih ke tengah. Sementara Dimas Drajad tetap dimainkan sebagai penyerang tunggal.

Dan laga baru berjalan tiga menit, tendangan dari luar kotak penalti Witan Sulaeman gagal diantisipasi dengan baik Tyrick Jeremy. Bola pantul disambar Dimas Drajad untuk membawa Indonesia unggul 1-0.

Gol yang membuat stadion Pakansari bergemuruh dan membuat para pemain Garuda semakin bersemangat. Eksploitas duo sayap, Pratama Arhan dan Yakob Sayuri acap kali merepotkan pertahanan Curacao. Namun masih gagal menambah gol.

Indonesia juga cukup disiplin meredam serangan negara peringkat 84 FIFA itu. Sehingga gawang Garuda yang kali ini dikawal Syahurl Trisna Fadillah masih aman. Kedudukan 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga babak pertama Indonesia vs Curacao berakhir.

Sayangnya di awal babak kedua, Rizky Ridho gagal mengantisipasi sebuah umpan terobosoan sehingga Jeremy Antonisse berhasil menguasai bola dan tanpa pengawalan. Penyerang muda PSV Eindhoven itu dengan tenang menaklukkan Syahrul untuk menyamakan skor 1-1.

Setelah kedudukan sama kuat, Shin Tae Yong memasukkan Marselino Ferdinan menggantikan Ricky Kambuaya.
Beberapa saat kemudian, Muhammad Rafli dan Dendi Sulityawan juga masuk mengganti DImas Drajad dan Egy Maulana Vikri. Petaka bagi Curacao terjadi pada menit ke-80 setelah Juninho Gracielo Bacuna melanggar Marselino.

Penyerang Birmingham yang sebelumnya sudah mendapat kartu kuning itu pun harus mandi lebih cepat. Ia diganjar kartu merah oleh wasit. Unggul jumlah pemain membuat para penggawa Garuda semakin agresif menggempur pertahanan Curacao.

Hasilnya pada menit ke-87, Indonesia kembali unggul 2-1. Berawal dari penetrasi Baggott yang diakhiri dengan umpan kepada Witan di kotak penalti. Pemain asal Palu itu lalu mengecoh satu pemain lawan sebelum mengirim umpan datar ke mulut gawang.

Dendi Sulistyawan yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang kosong. Keunggulan 2-1 Timnas Garuda ini bertahan hingga laga Indonesia vs Curacao berakhir.

Untuk kedua kalinya, Indonesia yang berperingkat 155 FIFA berhasil mengalahkan tim peringkat 84 FIFA. Seperti diketahui pada laga uji coba perdana di Stadion GBLA Bandung, Sabtu (24/9) lalu, Indonesia menang 3-2. (medil/pojoksatu)