Grab Gelar Festival Legendaris GrabFood


PALEMBANG
– Dalam semangat Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, Grab, superapp terkemuka di Asia Tenggara menggelar Festival Legendaris GrabFood di Area Car Free Day Kambang Iwak, Palembang.

Selain menghadirkan ragam produk kuliner daerah legendaris, acara ini juga menghadirkan momen apresiasi bagi para pahlawan lokal seperti pemilik usaha yang melestarikan khasanah kuliner kota Palembang, para mitra pengemudi Grab yang berperan aktif di lingkungan sekitar, serta tokoh local legendaris yang telah memberikan kontribusi positif terhadap kota Palembang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Legendaris GrabFood nasional yang diselenggarakan di 8 kota yaitu Palembang, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Festival ini juga untuk makin mengedepankan posisi GrabFood sebagai tujuan utama untuk para konsumen mencari restoran-restoran, tempat makan, dan menu legendaris Indonesia.

Hadi Surya Koe, Head of Marketing, GrabFood & GrabMart, Grab Indonesia menyampaikan, “Festival Legendaris GrabFood menjadi momen khusus yang kami manfaatkan untuk memberikan apresiasi bagi para pahlawan lokal yang telah berjasa dalam memberikan kontribusi bagi kota Palembang. GrabFood #Percaya kuliner Indonesia dan berharap lewat acara ini, masyarakat Indonesia dapat terus menikmati sajian lokal kebanggaan kota Palembang.”

Sejumlah mitra resto GrabFood meramaikan acara Festival Legendaris GrabFood. Para pemilik usaha kuliner lokal berperan penting dalam melestarikan citarasa khas Palembang, selain juga menjadi mitra strategis GrabFood dalam berkontribusi ke ekonomi daerah.

Bisnis kuliner sendiri merupakan bagian dari subsektor penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif, menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Pada kesempatan ini, GrabFood juga mengapresiasi Alif Priyono yang dikenal sebagai seniman yang peduli akan kelestarian lingkungan. Beliau dikenal sebagai seniman daur ulang dengan semboyan “WASTE TO ART” yang berarti dari sampah menjadi seni, dan ia telah menghasilkan lebih dari 1.000 lukisan daur ulang selama berdomisili di Palembang.

Tidak hanya tokoh lokal dan resto legendaris, apresiasi juga diberikan kepada para mitra pengemudi Grab yang menunjukkan peran aktifnya bagi lingkungan sekitar. “Para mitra pengemudi adalah nadi bagi layanan GrabFood di kota Palembang. Peran mereka tentu tidak terelakkan dan tidak boleh luput dari apresiasi berbagai pihak.

Tidak hanya berperan penting dalam kegiatan operasional Grab, para mitra pengemudi ini juga aktif meluangkan waktunya untuk berbagi dan berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya. Kami tentunya sangat berterima kasih kepada para mitra pengemudi Grab,” tambah Hadi.

Acara Festival Legendaris GrabFood ini digelar dengan menghadirkan berbagai keseruan bagi masyarakat setempat seperti Zumba, mini games dan pertunjukan musik. Acara juga didukung oleh Frestea Nusantara dan Le Minerale yang menyediakan produk-produk minuman sebagai pendamping santapan legendaris di festival ini. (nik)