Harus Beri Batasan


H. Ajis Rahman SE – Anggota DPRD Muara Enim

TERKAIT aktivitas angkutan batubara yang mengganggu kelancaran lalulintas di jalan yang masuk Kabupaten Muara Enim, menjadi sorotan DPRD Muara Enim.

“Kalau berbicara soal angkutan batubara ini, saya nilai lebih mudhoratnya dibanding manfaatnya, ” ujar H Ajis Rahman SE , anggota DPRD Muara Enim, Minggu (20/11).

Dikatakannya, adanya keluhan masyarakat tersebut, pihaknya tentu mendukung karena kenyataannya di lapangan memang seperti itu.

“Harusnya angkutan batubara tidak lagi melintas di jalan umum tetapi wajib di jalan khusus sesuai aturan dan perundang-undangan berlaku, ” tandasnya.

Angkutan batubara lanjut Ajis, sudah lama beroperasi dengan melintasi jalan umum dan selama ini selalu berlindung dengan dispensasi tanpa ada batas kapan selesainya.

“Nah, dengan keadaan ini seharusnya pemerintah berikan batasan misalnya tahun 2023 seluruh angkutan batubara benar-benar dilarang melintas di jalan umum dan wajib menggunakan jalan khusus. Jika melintas di jalan, artinya melanggar aturan, ” tukas Ajis.(ozi)