Harus Diusut Tuntas

Madi Apriadi SPdI MPd


Madi Apriadi – Akademisi 

KASUS kekerasan yang menimpa mahasiwa UIN Raden Fatah, Arya Lesmana Putra akibat dikeroyok oleh seniornya membuat akademisi Madi Apriadi turut prihatin.

Menurutnya, kekerasan di lingkungan kampus semestinya tidak perlu terjadi karena seharusnya mahasiswa paham betul bahwa kampus adalah tempat kaum intelektual berada.

‘’Sangat disayangkan tempat para orang-orang intelek dikotori oleh segelintir orang yang memiliki mental culas dan premanisme seperti ini,’’ katanya.
Dia yakin betul kejadian ini pihak kampus tidak pernah mengajarkan apa lagi mengizinkan. Ini murni ulah oknum mahasiswa yang sok kuasa, sok merasa tinggi karena senioritas.

‘’Saya pikir tidak perlu menghapus UKMK karen itu adalah salah satu wadah mahasiswa mengeksplorasi diri dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa,’’ imbuh Madi.

Kemudian mahasiswa seperti ini perlu dibina dan diberikan sanksi yang setimpal dengan apa yang telah ia perbuat. Karena apa yang telah dia lakukan secara tidak langsung sudah mencoreng nama baik kampus UIN Raden Fatah Palembang.

Kami berharap kasus ini harus diproses dengan tuntas supaya tidak terjadi kembali di kemudian hari.

’P‘ada akhirnya semoga permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cara damai dan kekeluargaan, sehingga ini menjadi pelajaran berharga untuk kita semua,’’ pungkasnya. (tia)