Harus Jadi Perhatian


H. Beni Defitson, SIP, MM – Ketua DPRD OKUT 

RAZIA gabungan yang dilakukan Polsek Buay Madang Timur bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-PolPP) Kabupaten OKU Timur dan menjaring 33 pelajar SMP, SMA dan SMK bolos sekolah sedang nongkrong di warung pinggir jalan sangatlah miris.

Adalah hal yang harus menjadi perhatian khusus bagi Dinas Pendidikan OKUT dan kepala sekolah siswa yang terjaring tersebut, bahkan semua para kepala sekolah yang tersebar di OKUT.

Karena hal itu ada kemungkinan terjadi di kecamatan dan sekolah-sekolah lain yang tersebar di OKUT.

Sebagai pimpinan DPRD yang sekaligus mitra dan bagian dari pemerintah ikut prihatin, karena mereka adalah anak-anak kita dan generasi penerus yang kita harapkan untuk masa yang akan datang.

Target pendidikan bagi siswa dan siswi tidak hanya berakhlaq mulia, namun mereka diupayakan menjadi generasi yang cerdas, tangguh, mandiri dan berkarya.

Maka setiap 3 bulan/6 bulan perlu dilakukan matrikulasi dan komunikasi antara pihak sekolah/wali kelas dengan orang tua murid tentang perkembangan anak didik di sekolah.

Dan jika mungkin pihak sekolah menciptakan sistem informasi otomatis melalui handphone orangtua masing-masing murid yang terhubung setiap hari antara pihak sekolah dan orang tua siswa, jam berapa anak didik tiba di sekolah dan jam brapa anak didik pulang/meninggalkan sekolah, seperti disekolah-sekolah maju saat ini.

Selain itu, diperlukan Guru BP/pembimbing yang aktif mencermati tingkah laku bagi peserta didik yang cenderung bermasalah/menimbulkan masalah dan mengkomunikasikannya dengan orangtua peserta didik tersebut agar ditemukan solusi.

Sehingga persoalan/permasalahan itu dapat diselesaikan dan peserta didik menjadi baik sesuai harapan bersama.
Agar kiranya Kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKUT dan seluruh Kepala sekolah Se Kabupaten OKUT menindaklanjuti dan mengantisipasi agar hal ini jangan terjadi lagi. (ard)