Harus Terima Konsekuensi


Hasan Akwa – Praktisi Hukum

KASUS dugaan penyalahgunaan narkoba oleh Fuat Nopriadi Pratama, oknum anggota DPRD Musi Rawas (Mura), menyedot perhatian publik.

Hal itu dinilai wajar oleh praktisi hukum di Mura- Lubuklinggau-Muratara (MLM), Hasran Akwa. Pasalnya yang bersangkutan termasuk pejabat publik, sehingga apapun yang dilakukan akan menjadi perhatian publik.

Hanya saja, lanjutnya, azas praduga tidak bersalah harus tetap dikedepankan. Karena hak hukum seseorang juga dilindungi, dimana tiada seorang yang bisa menentukan seseorang itu bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Apakah proses hukum ini akan berjalan sebagaimana mestinya diajukan ke persidangan oleh penyidik sesuai tingkatannya maka keputusan itulah merupakan keputusan yang pasti menurut hukum,” kata Hasran.

Sementara sikap partai yang memberhentikan anggotanya sebelum adanya putusan tetap dari pengadilan, ditegaskan Hasran, itu menjadi konsekuensi yang harus diterima yang bersangkutan. Karena partai memiliki AD/ART yang wajib dipatuhi bagi anggota yang mengikatkan dirinya pada partai politik, seperti dalam kasus ini Partai Golkar.

“Memang sikap partai jelas jika ada oknum kader partai terlibat dalam kaitan narkoba sanksi dari partai adalah pemecatan yang harus diterima oleh yang bersangkutan,” pungkas Hasran yang juga pernah duduk di Kursi Legislatif Mura dan Muratara dari partai berpohon beringin tersebut. (yat)