Hati-hati, PCOS Mengintai


KONSUMSI
gula berlebih tidak hanya mengakibatkan diabetes. Khusus pada wanita, kelebihan gula dapat meningkatkan risiko sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) yang dapat mengganggu kesuburan.

“Semakin banyak mereka mengkonsumsi minuman manis, semakin besar risiko mereka mengalami PCOS. Banyak yang infertil gara-gara itu,” terang dr Andi Khomeini Takdir dalam akun Twitter pribadi @dr_koko28, dikutip Selasa (27/9).

Pria yang akrab disapa dr Koko itu mengingatkan agar wanita yang mengidap PCOS segera menangani kondisinya. Jika tidak, beberapa penyakit yang rentan berkembang menjadi komplikasi bukan mustahil akan muncul.

“Gangguan tidur, gangguan makan, kecemasan, depresi, kemandulan, keguguran, atau lahir bayi prematur. Hipertensi saat hamil hingga diabetes, hepatitis, dan sindrom metabolik,” katanya.

Dalam jurnal National Library of Medicine (NIH) para peneliti juga menemukan keterkaitan antara asupan gula berlebih dengan risiko PCOS. Hal itu ditemukan pada uji coba tikus yang diberikan asupan sukrosa dengan perbandingan masing-masing 10 persen dan 25 persen.

Kesimpulannya, konsumsi jenis gula sukrosa lebih tinggi berpengaruh pada disfungsi ovarium di tikus. Tikus tersebut dilaporkan memiliki peningkatan jumlah folikel antral atretik dan folikel kistik, yang berkorelasi dengan hipertrofi adiposit periovarian.

Karenanya disimpulkan terdapat korelasi positif antara asupan minuman manis dengan prevalensi PCOS pada wanita usia subur.(chy)