Hindari Hoax, Kominfo-TIK Sumsel Sosialisasi Literasi Digital

PALEMBANG- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palembang bersama relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Provinsi Sumsel mengadakan sosialisasi Literasi Digital dengan tema “Perlindungan Data Diri di Era Digital (Digital Safety)”. Kegiatan berlangsung di Kecamatan Sako, Perumnas tepatnya di Jalan Musi Raya Timur, Jum’at (16/9).

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kominfo Kota Palembang, Edison menyampaikan, kegiatan sosialisasi tersebut untuk memberikan pembekalan terkait literasi digital terhadap masyarakat khususnya di Kecamatan Sako.

“Jadi hari ini kita melakukan kegiatan di Kecamatan Sako bersama relawan TIK Provinsi Sumsel, dan juga tadi ada sedikit pembekalan dari Kominfo RI terkait program literasi digital untuk masyarakat Kecamatan sako,” ujar Edison, saat dibincangi usai acara.

Lebih lanjut Edison mengatakan, jika kegiatan tersebut juga sebagai awal untuk menciptakan talent digital yang baru dan profesional.

“Nah tentunya dengan pelatihan dan pembekalan seperti ini, kita bisa menciptakan talent talent digital yang handal dan profesional. Dan juga kita bisa menambah SDM yang handal dan juga nanti mereka bisa membagikan ilmunya kepada masyaraka. Sehingga akhirnya kita bisa mencapai tujuan bersama Indonesia makin cakap digital,” katanya.

Sementara itu, Amirudin Sandy, Camat Sako menuturkan, dirinya bangga atas terpilihnya Kecamatan Sako sebagai tempat pertama untuk diadakannya sosialisasi literasi digital.

“Jadi hari ini kita bekerjasama dengan relawan TIK Sumsel untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi literas digital bagi masyarakat Sako.
Kami sangat bangga karena Kecamatan Sako dipilih menjadi lokasi pertama kali di Sumsel untuk diadakan kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Amir berharap, masyarakat Palembang khususnya di Kecamatan Sako kedepannya lebih cakap digital.

“Kami berharap kedepan masyarakat di Kecamatan Sako khususnya lebih maju, lebih cakap digital, dan lebih bisa memilah informasi mana yang benar dan mana yang hoax,” tukasnya. (Tia)