Indonesia Tanpa Wakil di Semifinal Japan Open 2022

Tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo harus tersingkir usai dikandaskan Kenta Nishimoto 14-21, 21-17 dan 21-18. FOTO : PBSI


JEPANG
– Indonesia dipastikan tanpa perwakilan di babak semifinal Japan Open 2022. Satu harapan terakhir Indonesia, pemain tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo kalah dari wakil tuan rumah Kenta Nishimoto.

Bertanding di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jepang, Jumat (2/9), Chico harus menyudahi perjuangan dengan 3 gim 14-21, 21-17 dan 21-18.

Di gim pertama, Chico Aura Dwi Wardoyo sendiri sebenarnya tertinggal lebih dulu dari andalan Jepang di sektor tunggal putra, Kenta Nishimoto. Bahkan Chico sempat tertinggal 4-1 di awal set pertama oleh Kenta Nishomoto, yang mendapatkan dukungan dari riuhnya publik tuan rumah.

Smash smash keras, dan penempatan bola yang akurat dari Kenta mampu melumpuhkan pertahan Chico, membuat tunggal putra Jepang melanjutkan dominasinya, dengan unggul 8-4. Namun, Chico sempat menyamakan kedudukan, dan berbalik unggul untuk mengambil interval pertama, dengan skor 8-11.

Selepas jeda, penampilan Chico semakin menjadi-jadi, dirinya kerap merepotkan pertahanan dari Kenta, dengan kualitas neting tipis yang dimilikinya. Hal tersebut membuat Chico Aura Dwi Wardoyo juga mengambil gim pertama atas Kenta Nishimoto, dengan skor 14-21.

Memasuki gim kedua, pertandingan antara Kenta Nishimoto melawan Chico Aura Dwi Wardoyo masih berjalan dengan seru. Sehingga, jarak poin yang diciptakan keduanya tidaklah jauh, Di awal set kedua ini Kenta mampu tampil lebih sabar, membuat dirinya unggul 2-4.

Namun selepas itu, Kenta yang terus menyerang pertahan wakil Indonesia dengan smash keras yang dimilikinya mampu unggul cukup jauh dengan skor 6-2. Kendati demikian, Chico juga mampu menunjukkan kemampuan netting silang yang dimilikinya. Membuat dirinya mampu mencuri empat poin secara beruntun, dan menyamakan kedudukan.

Meski begitu, Kenta Nishimoto mampu mencuri interval di gim kedua, dengan keunggulan 11-10, melalu pengamatan yang jeli. Selepas jeda, pertandingan menjadi milik Kenta Nishimoto, pasal pebulutangkis Jepang tersebut mampu unggul jauh. Walaupun Chico Aura Dwi Warodyo sempat menyamakan kedudukan, namun Kenta bisa memenangkan pertandingan dengan poin 21-17.

Di gim penentuan Kenta Nishimoto yang tampil dihadapan publiknya sendiri mampu mencuri poin pertama, shuttlecock dari Chico Aura Dwi Wardoyo tidak melewati net. Bahkan, berkat kesalahannya sendiri, Chico tertinggsl, 2-4.

Kendati demikian, jalannya pertandingan di set ketiga ini berjalan dengan seru, pasalnya kedua pemain saling berbalas serangan, membuat jarak poin yang didapat sangat tipis. Namun, Chico tidak mau menyia-nyiakan kemenangan yang diperoleh di gim pertama, dirinya terus menekan pertahan wakil Jepang dengan smash tajam, membuat dirinya unggul 8-10.

Namun, keadaan berbalik ketika perolehan poin kedua pemain sama kuat, Kenta terus menekan pertahanan Chico dengan smash kerasnya, membuat kedudukan berbalik 17-15.

Sebenarnya Chico Aura Dwi Wardoyo sempat menyamakan kedudukan berkat penempatan bola, dan netting tipis yang dikirimkan. Pertahanan apik yang dimiliki Kenta membuat pebulutankgis tungal putra Indonesia furstasi. Sehingga Chico harus menyerah dari wakil tuan rumah di gim ketiga, dengan poin 21-18.

Sementara itu, di pertandingan sebelumnya, ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia harus kalah dari unggulan nomor satu asal China Chen Qingchen/Jia Yifan. Wakil Indonesia ini kalah dalam pertarungan tiga game 26-24, 16-21, dan 14-21.

Hasil yang sama juga diraih pasangan Febriana Kusuma/Amalia Pratiwi yang juga harus mengalami kekalahan dari wakil Korea Selatan Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong. Ganda putri Indonesia ini juga mengalami kekalahan usia bertanding sebanyak tiga game, 21-19, 10-21, dan 16-21.

Di tunggal putri Gregoria Meriska Tanjung juga harus merasakan kekalahan dari wakil China, Chen Yufei. Wakil Indonesia dikalahkan oleh unggulan keempat dengan dua game langsung 17-21 dan 6-21.  Di ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Fajar/Rian harus mengakui pasangan China, Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 18-21 21-19 16-21. (ind)