Jalan Berkubang Lumpur

Penumpang mobil terpaksa mendorong mobil untuk melintasi kubangan lumpur. foto : alam paoh-palpos


SEJUMLAH
petugas Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengaku kesulitan melakukan sensus Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 di Kabupaten Muratara.

Pasalnya tidak jarang mereka harus menempuh jalan tanah dan terjebak lumpur saat memasuki lokasi permukiman warga.

Koordinator Sensus dari BPS Mura, Ismed menuturkan giat Regsosek yang mereka lakukan saat ini merupakan kegiatan nasional yang dilakukan serentak di seluruh indonesia.

Tujuannya, untuk mendata status kependudukan, kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat, yang akan dijadikan data baku pemerintah pusat. Namun saat melakukan giat sensus teraebut, ada beberapa wilayah di Kabupaten Muratara medannya sulit seperti wilayah Rawas Ilir, Nibung, dan Ulu Rawas.

 “Selain letak geografis yang jauh dari pusat ibu kota, Kami sering menemukan kendala akses menuju lokasi rusak dan tidak ada sinyal. Kadang juga harus lewat jalan berlumpur, mobil nyangkut dan lain lain,” ceritanya.

Meskipun banyak rintangan, namun program Regsosek 2022 tetap terus dijalankan dan akan rampung di 14 November 2022.

Seluruh warga di Muratara yang tinggal di perkotaan maupun di pedalaman akan didatangi petugas sensus secara langsung. (lam)