Jalankan SOP dan Perbaiki Manajemen


dr. Mustika Dharma, Sp.OG – Ketua IDI OKU Timur 

KETUA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten OKU Timur berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi ke depan.

Dirinya menyampaikan, perbaikan manajemen dan melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) mutlak wajib dilakukan setiap petugas medis di rumah sakit.

“Dalam hal ini, IDI tidak bisa intervensi karena IDI selaku organisasi profesi dan etik. Namun pendapat saya, saya berharap kejadian seperti ini bisa dihindarkan kedepan. Mungkin jadi evaluasi untuk manajemen dan menjalankan SOP dengan baik. Sebagai seorang dokter, kami juga sudah disumpah dokter untuk melayani pasien,” ucapnya.

Dikatakan dr. Dharma, setiap rumah sakit memiliki standar operasional masing-masing. Dan hal tersebut merupakan standar yang berlaku secara nasional. Artinya, pihak manajemen rumah sakit sudah mengetahui SOP tersebut.

“Saya tidak tau secara pasti kondisi kejadian pada saat itu, karena sedang pemeriksaan juga di ruang Poli. Namun mendapat cerita saja. Mungkin ada hal-hal yang berbeda pandangan, antara keluarga pasien dan pihak RS sendiri. Ini yang harus diedukasi nantinya. Terkadang ada perbedaan, bagaimana pihak keluarga dan petugas medis dalam melihat kondisi pasien,” lanjutnya.

Namun, sambung dr. Dharma, setiap RSUD pasti memiliki layanan aduan masing-masing. Diharapkan juga masyarakat bisa proaktif menggunakan fasilitas tersebut.

“Kondisi RSUD Martapura saat ini juga sedang berbenah terkait fasilitas. Kita juga sedang akreditasi. Mungkin itu juga menjadi pertimbangan keluarga pasien,” tuturnya.

Ke depan dirinya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

“Jika pasien sudah masuk IGD, memang harusnya dilakukan observasi terlebih dahulu, sebelum menentukan apakah pasien dirawat inap atau rawat jalan. Dalam hal ini, mungkin SPI (Sistem Pengawasan Internal) di rumah sakit dapat melakukan evaluasi. Selain itu komunikasi efektif antara keluarga pasien dan pihak rumah sakit harus berjalan baik,” tutupnya. (ard)