Jual Hasil Pertanian dari Aplikasi

Sekda Kota Palembang Ratu Dewa bersama peserta jalan santai memakai baju Pak Tani.
Sekda Kota Palembang Ratu Dewa bersama peserta jalan santai memakai baju Pak Tani.

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan meluncurkan aplikasi Pak Tani.

Aplikasi Pak Tani ini untuk mempermudah masyarakat dalam transaksi jual beli kebutuhan pokok, seperti sayur, daging ayam ataupun lainnya.

Sekda Kota Palembang, Drs Ratu Dewa Msi mengatakan, aplikasi Pak Tani merupakan suatu wadah bagi para produsen dan konsumen dalam suatu transaksi terkait produk pertanian atau hasil pertanian.

“Jadi hasil pertanian ini bisa dipasarkan melalui aplikasi Pak Tani,” ujar Dewa, disela sela Gebyar Pak Tani di Kambang Iwak, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Palembang, Sayuti, menyampaikan, dinasnya hanya menyediakan wadah bagi para petani yang ingin memperdagangkan hasil tani atau ternaknya melalui suatu aplikasi.

“Khusus aplikasi Pak Tani, kita ini memfasilitasi antara pedagang dan pembeli. Dan dalam Aplikasi ini, kita juga bisa menjadi penjual ataupun bisa menjadi pembeli,” kata Sayuti.

“Misalnya, kalau saya punya produk. Misalnya sapi dan ingin saya jual, bisa saya masukan dalam aplikasi ini dan bisa dilihat di seluruh Indonesia,” Sayuti menambahkan.

Dijelaskan Sayuti, untuk proses penggunaan aplikasi itu sendiri, masyarakat sudah dapat mendownload langsung melalui Play Store.

“Kalau sudah didowload, bisa langsung digunakan. Sistemnya di sini, jika ada pembeli yang tertarik, bisa langsung mengklik dan menghubungi langsung penjual. Seperti OLX lah,” kata Sayuti.

Sementara dalam kegiatan Gebyar Pak Tani diperkenalkan Aplikasi Pak Tani, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa.

Dewa mengatakan jika kegiatan tersebut sangat memberi dampak positif untuk masyarakat. “Saya lihat tadi juga masyarakat sangat antusias, jadi selain mereka dapat kesehatan mereka juga dapat hadiah,” katanya pada awak media. Dewa juga menuturkan, hal tersebut cukup berpengaruh bagi ekonomi.

“Ini dapat lebih mudah bahkan sejalan dengan era saat ini pasca Pandemi, tentunya dalam bidang ekonomi dan khususnya di bidang UMKM mikro ataupun kecil. Tentunya ini memberi dampak positif untuk masyarakat serta bagi ekonomi,” tuturnya.

Pantauan Palembang Pos, kegiatan ini diikuti kurang lebih 1.000 peserta. Bekerja sama dengan Sumatera Ekspres menggelar event ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan menggencarkan aplikasi Pak Tani untuk masyarakat Kota Palembang. (Tia)