Kenalkan Motif Batik ke Pelajar

Guru dan Siswa SMP Negeri 17 Palembang kompak memakai batik memperingati hari batik nasional. Foto ist


PALEMBANG
– Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Guru dan Siswa SMP Negeri 17 Palembang menggunakan Batik, hal ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia serta motif batik kepada pelajar.

Kepala SMP Negeri 17 Palembang Tetrayanti menuturkan, meski hari batik Nasional jatuh pada 2 Oktober yang bertepapatan dengan hari Minggu atau libur. Maka sekolah baru menerapkan memakai batik di Selasa 4 Oktober sebagai peringatan hari batik nasional.

“Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mengenalkan kepada siswa-siswi SMP Negeri 17 Palembang budaya Indonesia melalui kain tradisional yakni batik. Serta corak daripada batik yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Satu hari sebelum perayaan Hari Batik Nasional digelar, kita sudah menginformasikan untuk menggunakan Batik kepada siswa-siswi SMP Neger 17 Palembang, termasuk guru-guru pengajar di sekolah ini.

“Batik sudah menjadi budaya dan warisan leluhur Indonesia yang sudah diakui dunia, dan ditetapkannya batik sebagai Warisan Budaya Dunia pada tahun 2009 silam,” tuturnya.

Melalui peringatan Hari Batik Nasional, diharapkan mampu menambah rasa kecintaan siswa-siswi SMP Negeri 17 Palembang terhadap Batik. Selama ini batik sudah dipakai siswa siswi di hari-hari tertentu, tetapi pada saat Hari Batik Nasional, siswa-siswi wajib menggunakan Batik.

Siswa kelas 8.8 SMP Negeri 17 Palembang M Dafa Dwi Hasri menuturkan, mengenakan batik merupakan momen yang sangat jarang terjadi. “Saya senang dan sangat bangga bisa mengenakan batik kesekolah. Ini sangat jarang terjadi,” tutupnya. (nik)