Komplotan Pengutil Asal Palembang Kena di Lubuklinggau

Karyawan Indomaret dan masyarakat menangkap komplotan pelaku, kemarin.


LUBUKLINGGAU
– Tiga dari empat orang komplotan pencuri di minimarket waralaba (Indomaret/Alfamart) dari Palembang tertangkap di Kota Lubuklinggau.

Ketiganya  Noviansyah alias Febri (41) warga Jalan Aiptu Wahab, Kecamatan Seberang Ulu I,  Palembang; Feni Aliani (35), warga Jakabaring, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang; dan Ririn (25), warga Kertapati, Palembang. Sedangkan satu lainnya Oci berhasil kabur.

Komplotan pencuri di minimarket  ini berhasil diamankan warga dan pegawai Indomaret, usai tepergok melakukan aksinya di Indomaret Margamulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan, Selasa (04/10), sekitar pukul 10.15 WIB.

Informasi yang dihimpun  menyebutkan terungkapnya kejadian tersebut berawal dari aksi mereka di Indomaret di depan eks Kompi, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Timur, sekitar pukul 09.41 WIB.

Saat itu komplotan pencuri ini mengendarai mobil Avanza warna putih nopol BG 1694 IV mampir di Indomaret depan eks Kompi.

Setelah mobil terparkir di depan Indomaret dengan posisi pintu belakang menghadap Indomaret dan pintu depan menghadap jalan, keluar dua orang, salah satunya menggendong anak dari dalam mobil dan masuk ke Indomaret.

Tidak berapa lama mereka keluar, dan turun lagi satu orang. Mereka bergantian masuk, kemudian keluar juga tanpa membayar sesuatu di kasir.

Afri, pegawai Indomaret curiga karena sempat melihat salah satu dari mereka yang belakangan diketahui bernama Feni Aliani menunduk di rak bagian susu, kemudian dia keliling kembali ke bagian rak lainnya. Namun saat keluar, Feni tidak mampir ke kasir untuk membayar barang yang diambil. Sebaliknya Feni keluar tanpa barang melalui kasir.

“Waktu itu mereka tiga orang, yang satu bawa anak dan satu pakai kerudung, yang baw anak tidak ambil apa-apa, yang pakai kerudung ambil susu terus keluar masuk lagi temannya yang pakai baju hitam ngambil  pakai dalam pria, terus keluar juga tidak bayar apapun dikasih,” ungkap Afri.

Karena curiga, Afri berinisiatif mengecek CCTV dan ternyata benar komplotan pencuri ini telah mencuri beberapa kotak susu dan pakaian dalam pria. Karena sudah tahu modus dan aksi komplotan pencuri minimarket  ini tidak hanya beraksi di satu minimarket, Afri langsung menghubungi pegawai Indomaret lain yang kebetulan adiknya.

“Waktu liat CCTV benar mereka mencuri, saya langsung telepon pegawai Indomaret Marga Mulya, kebetulan yang masuk shift pagi adek aku. Aku kasih tahu dia agar hati-hati sama komplotan pencuri yang menggunakan mobil Avanza Putih,” katanya.

Saat itu lanjut Apri, adiknya sempat menanyakan plat mobil dari para pelaku. Namun karena di monitor plat mobilnya kabur jadi tidak terbaca. Tidak berapa lama, sekitar pukul 10.15 WIB, ternyata benar komplotan mereka beraksi di Indomaret Margamulya. Di sini mereka kembali mencuri beberapa kotak susu dan Shampo.

Tapi kali ini, aksi  mereka tidak berjalan mulus. Karena pegawai Indomaret yang sudah siaga menyambut kedatangan mereka, berhasil melompat kebelakang mobil yang digunakan komplotan pelaku dan diikuti pegawai dan warga lainnya mengejar dan menghadang mobil mereka. Namun salah satu pelaku rupanya berhasil meloloskan diri dari penyergapan pegawai Indomaret dan warga sekitar.

Sementara itu, informasi lainnya menyebutkan bahwa komplotan tersangka tidak hanya beraksi di dua minimarket itu saja. Namun mereka juga beraksi di sejumlah minimarket lainnya yang ada di Kota Lubuklinggau.

 “Mereka ini keliling, mulai dari Jalan A Yani, sampai Yos Sudarso, di Alfamart saja ada enam toko,” kata pegawai Alfamart yang enggan menyebutkan namanya.

Pantauan Palembang Pos, belasan pegawai Indomaret dan Alfamart berkumpul di Mapolres Lubuklinggau untuk melaporkan dan meberikan kesaksian atas aksi komplotan tersebut.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, melalui Kasatreskrim, AKP Robi Sugara, didampingi Kanit Pidum, Ipda Jemmy A Gumael, membenarkan kejadian itu.

“Saat ini ketiganya sedang dalam pemeriksaan,” ujarnya. (yat)