Laporkan ke Polisi


H. Ocktaf Riyadi – PWI Pusat

ADANYA penghalangan tugas jurnalis oleh oknum mahasiswa saat pemeriksaan 10 mahasiswa terduga pelaku penganiayaan Arya Lesmana Putra di gedung rektorat UIN Raden Fatah memantik reaksi Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Pusat, H. Ocktaf Riyadi.

Terlebih dalam kejadian itu wartawan yang sedang menjalankan tugaskan sempat dipukul oleh oknum mahasiswa.

‘’PWI mengutuk keras aksi kekerasan terhadap wartawan. Ini termasuk tindakan menghalangi pekerjaan wartawan. Pasal 18 ayat (1) UU Pers menyatakan, setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta),’’ tegas Ocktaf.

Ocktaf meminta wartawan yang mengalami kekerasan saat liputan untuk segera melapor ke polisi. PWI akan mendampingi sampai kasus tersebut diusut tuntas.

‘’Saya minta kepada Kapolda Sumsel untuk mengusut tuntas kasus ini. Karena sudah jelas bagi pihak yang menghalangi tugas wartawan dapat dipidana,’’ imbuh Ocktaf. (tia)