Latih Petani Gunakan Herbisida Terbatas

100 peserta dari petani dan PPL  di OKU  Timur ikuti  pelatihan Herbisida terbatas.
100 peserta dari petani dan PPL di OKU Timur ikuti pelatihan Herbisida terbatas.

Martapura, Palpos.- Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, bekerjasama dengan Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alisher) melaksanakan pelatihan penggunaan Herbisida terbatas.

Kegiatan yang diikuti 100 peserta terdiri dari petani dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) ini dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur dan Ketua Alisher Provinsi Sumsel ini dilaksanakan di Hotel Helena, Belitang, Selasa (20/9).

Plt Kepala Dinas Pertanian OKU Timur, H Sepala Hamdani SE MM menuturkan, pelatihan ini tujuannya untuk melatih petani tentang penggunaan Herbisida terbatas.

Karena Herbisida terbatas dengan bahan aktif paraquat ini tidak bisa digunakan sembarangan.

“Pestisida terbatas adalah Pestisida yang dalam penggunaannya memerlukan persyaratan dan alat-alat pengamanan khusus dan digunakan oleh pengguna bersertifikat. Penggunanya adalah petani yang harus sudah pernah ikut pelatihan,” ucapnya.

Lanjutnya, dalam upaya penggunaan Pestisida terbatas dengan dayaguna yang maksimal dengan dampak negatif seminimal mungkin terhadap manusia dan lingkungan hidup.

Maka, peredaran, penyimpanan dan penggunaan Pestisida untuk penggunaan terbatas perlu diatur dan mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pendaftaran Pestisida dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 107/PERMENTAN/SR.140/9/2014 Tentang Pengawasan Pestisida.

“Pelaksanaan pelatihan penggunaan Pestisida terbatas ini dilaksanakan oleh Alishter yang merupakan Aliansi Stewarship Herbisida Terbatas. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan kepada peserta agar dapat menggunakan Pestisida terbatas secara benar. Salah satu jenis Pestisida terbatas yang digunakan adalah Herbisida berbahan aktif Parakuat Diklorida,” jelasnya. (ard)