Lebih Satu Dekade Hidup Dipasung

Nefri (42), warga Desa Terusan Menang Baru, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI saat telah dilepaskan pasungannya. Foto : Istimewa.


TERHITUNG
lebih dari satu dekade atau selama 14 tahun dipasung. Akhirnya Nefri (42) warga Desa Terusan Menang Baru, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI bebas.

Pria yang pernah mengalami gangguan jiwa ini juga mendapat perawatan medis, berkat inisiatif salah satu Pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten OKI.

Saat dikonfirmasi via telpon selular, Rezi Merry Yusuf, Pengurus IPSM OKI yang juga selaku Kades Terusan Menang Baru membenarkan, dirinya yang mengupayakan Nefri bisa lepas pasungan dan dirawat.

“Yang bersangkutan dahulu sudah berkeluarga dan punya anak satu yang kini telah remaja. Namun, dia telah bercerai dengan istrinya karena mengalami gangguan jiwa sejak 14 tahun silam dan terpaksa dipasung,” ungkapnya, Rabu (09/11)

Ia menambahkan, dahulu sebelum mengalami gangguan jiwa, Nefri ini pernah membunuh orang tetapi kasusnya sudah selesai. Dimana menurutmya, semenjak itulah dia tiba-tiba suka mengamuk.

“Bahkan pernah berupaya membunuh orang tuanya sehingga terpaksa dipasung di bawah rumah orangtuanya untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dimana kondisi tempat pasungan juga cukup layak,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, sehubung berjalannya waktu dan terus dirawat orangtuanya, kesehatan mental Nefri akhirnya berangsur pulih. Oleh karena itu, selaku Pengurus IPSM, dirinya berinisiatif membujuk orangtua Nefri agar melepaskannya.

“Hal itu mengingat sekarang tidak boleh lagi ada yang dipasung. Lalu, bekerjasama dengan lintas sektoral, Akhirnya Nefri dilepas dan mendapatkan perawatan,”tuturnya.

Masih katanya, mereka juga dibantu pihak Polsek, Koramil, Dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas SP Padang dan Dinas Sosial OKI.

“Pengentasan pasungan ini merupakan terobosan kita dari IPSM OKI dan upaya ini akan terus berlanjut kesasaran berikutnya. Masih ada banyak lagi orang yang dalam kondisi dipasung, itu akan diupayakan agar dilepas. Tapi saat ini lagi diurus kartu BPJS untuk mereka,” tutupnya. (ian)