Mahasiswi Tewas Tersambar Petir

Korban dibawa ke RS Sobirin Lubuklinggau, kemarin. foto : maryati-palpos


LUBUKLINGGAU
– Dua orang mahasiswi Universitas PGRI Silampari disambar petir.

Keduanya Cinta Sabrina (18), warga Jalan Nangka RT 04, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, dan Dena Silvia (18), warga SP 10 Desa Nibung, Kecamatan  Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Dena Silvia meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan Cinta Sabrina sempat pingsan dan baru sadarkan diri setelah tiba di Rumah Sakit (RS) Siti Aisyah.

Musibah itu terjadi di kawasan wisata Watervang, Rabu (02/11), sekitar pukul 15.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Palembang Pos, kejadian berawal ketika beberapa jam sebelum kejadian atau tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB,  korban dan  belasan mahasiswi Fakultas Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pergi ke lokasi wisata bendungan Watervang. Saat sedang menikmati suasana sekitar pukul 15.00 WIB mendadak hujan deras.

Kedua korban bersama sekitar 15 mahasiswa lainnya kemudian berteduh di DAM I Watervang.  Sekitar 15 menit kemudian atau bakda azan Ashar,  Cinta mengajak temannya Dena Silvia untuk pulang dengan menggendarai motor Yamaha NMAX  nopol BG 3847 HAD miliknya.

Dalam perjalanan pulang, baru sekitar 50 meter dari lokasi wisata keduanya melintasi pohon besar. Tiba-tiba kedua korban tersambar petir dan tidak sadarkan diri. Warga yang melihat keduanya sudah terkapar di jalan, langsung membantu melarikan keduanya ke RS Siti Aisyah.

Setiba di RS korban Cinta tersadar dari pingsannya. Sedangkan rekannya Dena Silvia tidak bangun lagi diduga telah meninggal di lokasi kejadian.

Kapolsek Lubuklinggau, AKP Sugito, membenarkan kejadian itu. Korban Dena meninggal dengan kondisi luka bakar di punggung dan bagian belakang kepala. Sedangkan korban Cinta tidak terluka namun saat sadar masih dalam kondisi syok. .

Humas RS Siti Aisyah, Yasser Watera, mengatakan bahwa kedua korban sudah dibawa keluarganya pulang. Untuk korban Dena jenazahnya sudah dibawa pulang keluarganya pulang ke tempat asalnya di Nibung.

“Semuanya sudah dibawa pulang keluarganya,” pungkasnya. (yat)