Muba Jadi Percontohan Kesiapan Administrasi Regsosek

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.Muba sedang melakukan input data assesment Tata kelola Registrasi Sosial Ekonomi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.Muba sedang melakukan input data assesment Tata kelola Registrasi Sosial Ekonomi.

Sekayu, Palpos.- Berkat dukungan serta arahan Pj Bupati Muba, Drs H Apriyadi, Kabupaten Musi Banyuasin dipilih oleh BPS Pusat menjadi salah satu wilayah yang menjadi prototipe tata kelola Regsosek.

Hal itu tertuang dalam surat BPS yang ditanda tangani Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik, pada tanggal 16 September 2022, nomor, B-312/03000/SS.020/09/2022 tentang Asesmen Tata Kelola Regsosek.

“Jadi, 7 Wilayah kabupaten/kota di Indonesia yang dipilih untuk dijadikan sampel kesiapan administrasi Regsosek. Diantaranya, Kota Padang Panjang, Kota Prabumulih, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Muba menjadi salah satunya,” ungkap Kepala BPS Muba Trio Wira Dharma SST.

Disampaikan kepala BPS Muba, Regsosek memiliki tiga visi besar yaitu mewujudkan satu data, mengintegrasikan informasi data dan membuat program kesejahteraan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga dan tepat administrasi. Sehingga data ini akan menjadi katalisator peningkatan layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga nanti saat menjadi sampel kesiapan administrasi Regsosek, Kabupaten Muba bisa memberikan yang terbaik dan memberikan banyak manfaat,” ujarnya.

Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Muba Drs H Apriyadi mengatakan, untuk bisa
wujudkan Indonesia satu data salah satu langkahnya ialah melakukan pendataan awal Regsosek. Melalui Regsosek dapat membantu pemerintah pusat dan daerah mengentaskan kemiskinan ekstrem. (omi)