Naik 7,74 Persen, UMK Banyuasin Rp3,4 Juta

Disnakertrans Banyuasin rapat penetapan UMK Banyuasin bersama Dewan Pengupahan
Disnakertrans Banyuasin rapat penetapan UMK Banyuasin bersama Dewan Pengupahan

BANYUASIN – Berdasarkan hasil kesepakatan berasama antara Dewan Pengupahan Kabupaten dan Dinas Ketanagakerjaan Kabupaten Banyuasin, Upah Minimum Kabupaten Banyuasin tahun 2023 akan mengalami kenaikan 7,74 persen dari tahun sebelumnya.

Kesepakatan itu mengacu peraturan Menteri Keterangakerjaan tentang penetapan UMK, UMK Banyuasin tahun 2022 yang diketahui sebesar Rp. 3.194.895, nantinya akan dinaikan sebesar 7,74 persen menjadi rancangan UMK Banyuasin tahun 2023 sebelum disahkan gubernur Sumatera Selatan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Banyuasin, Noor Yosept Zaath ST menjelaskan, bersama Dewan Pengupahan Kabupaten Banyuasin, pihaknya telah melakukan pembahasan rancangan UMK Banyuasin tahun 2023, dimana berdasarkan hasil keputusan rapat itu UMK Banyuasin mengalami kenaikan 7,74 persen.

Kalau sebelumnya UMK Banyuasin sekitar 3,1 juta rupiah, maka untuk tahun 2023 dengan rancangan dan persentase tersebut, akan mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp3,4 juta rupiah. Namun hal itu masih bersifat rancangan, dimana berita acara hasil rapat tersebut, nantinya akan dinaikan ke Bupati Banyuasin dan selanjutnya menjadi usulan UMK Banyuasin ke Gubernur Sumatera Selatan, terangnya.

“Nantinya setelah ditetapkan gubernur maka UMK 2023 ini akan kami sosialisasikan, baik secara langsung maupun bersurat yang nantinya akan dikeluarkan oleh Bupati Banyuasin kepada pihak-pihak terkait maupun pihak perusahaan,” ungkapnya.

Oleh karena itu kepada semua pihak diharapkan setelah nantinya UMK ini ditetapkan, kita berharap kepada semua pekerja agar terus meningkat kinerjanya dan kepada pihak perusahan selaku pemberi kerja, juga kiranya untuk mengikuti aturan ketenagakerjaan maupun UMK Banyuasin yang telah ditetapkan,” harapnya. (son)