Ngantor di Bayung Lencir, Dukung Program GSMP


PJ BUPATI
Muba Drs Apriyadi MSi, Rabu (26/10) berkantor seharian di Kecamatan Bayung Lencir dan bertandang ke beberapa desa. Salah satunya di Desa Mendis. Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya itu disambut ribuan warga Mendis yang juga sekaligus memboyong banyak bantuan.

Di antaranya bantuan penanggulangan dampak inflasi berupa seribu bibit cabai yang merupakan realisasi nyata mendukung program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang diinisiasi Gubernur Sumsel H. Herman Deru, bantuan UKM, dan pemasangan jaringan gas rumah tangga untuk 827 rumah warga Mendis.

“Bantuan yang direalisasikan hari ini yakni hasil inventarisir Pemkab Muba bersama jajaran Kecamatan Bayung Lencir serta stakeholder terkait yang menyisir kebutuhan warga Bayung Lencir,” ujar Apriyadi.

Lanjutnya, dengan adanya pemasangan Jargas Rumah Tangga ini warga dapat meninggalkan kebiasaan lama yakni memasak memakai puntung kayu dan tabung melon.

Sementara itu, Camat Bayung Lencir, M. Imron, S.Sos., M.Si mengatakan, untuk jaringan gas rumah tangga di Bayung Lencir seluruhnya berjumlah 2.926. Sementara untuk Gas In Rumah Tangga yang akan diresmikan di Desa Mendis sebanyak 827 jaringan.

“Sesuai arahan Pak Pj Bupati Muba dalam penanggulangan dampak inflasi kami bekerja sama dengan perusahaanperusahaan yang ada, dan untuk penyerahan bibit cabai kita be kerja sama dengan PT DSSP Power membeli 1.000 bibit cabai dari kelompok wanita tani. Terima kasih atas perhatian dan bantuan pak Bupati Apriyadi, warga Bayung Lencir sangat bahagia,” tuturnya.

Penerima bantuan modal usaha dari Desa Mendis, Yanto mengucapkan terima kasih atas bantuan modal untuk usaha yang diberikan Bupati Apriyadi. Senada diungkapkan Ratmi, ibu rumah tangga Desa Mendis ini sangat senang karena kediamannya mendapat pemasangan Jargas rumah tangga.

“Dengan Jargas kami sekeluarga bisa lebih hemat dan praktis untuk kebutuhan dapur. Terima kasih pak Bupati Apriyadi, Kementerian ESDM, dan PGN,” pungkasnya.

Penyerahan bantuan oleh Pj Bupati Muba berupa satu unit mobil ambulans CSR dari PT MBJ, modal usaha pemula secara simbolis untuk dua orang sebesar Rp42,5 juta, bantuan ekonomi produktif Rp5,5 juta,1000 bibit cabe, dan bibit pinang dari Dinas Perkebunan Muba.

Turut didampingi dari Kementrian ESDM Sugiarto Koordinator Pembangunan Jaringan Gas Kabupaten Muba, Anggota DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, Jajaran Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah Muba. (adv)