Pemkot Siapkan Pasar Murah Digital

Asisten II Setda Kota Palembang, Ansori saat diwawancarai usai rapat pelaksanaan operasi pasar dan pasar digital.
Asisten II Setda Kota Palembang, Ansori saat diwawancarai usai rapat pelaksanaan operasi pasar dan pasar digital.

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan membuka pasar murah digital. Dengan cara ini, warga bisa lebih mudah membeli barang dengan harga lebih murah dari pasaran. Ini terungkap dalam rapat koordinasi teknis pelaksanaan operasi pasar dan pasar digital Kota Palembang di Setda Kota Palembang, Rabu (13/9).

Asisten II, Ansori menjelaskan, jika diadakannya operasi pasar dan pasar digital untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kenaikan BBM bersubsidi.

“Ini merupakan amanah langung dari Presiden kita saat berkunjung ke Palembang dalam hal ini diwakilkan langsung oleh Wapres Ma’ruf Amin, agara mengadakan pasar murah ini bagi yang terkena dampak dari kenaikan BBM,” ujarnya saat diwawancarai langsung usai rapat.

Selain itu, Bank Sumsel Babel juga berpatisipasi dalam memberikan bantuan subsidi di pasar murah digital, yakni beras 5 kg per paket sembako.

“Adanya inflasi ini kita rencananya akan mengadakan pasar murah digital, dari Bank Sumsel memberikan subsidi yakni beras sebanyak 5 kg,” bebernya.

Dirinya menjelaskan, untuk beras subsidi tersebut hanya diberi potongan harga sebesar 10 ribu per 5 kg beras yang disiapkan. “Misal harga beras 52.500 nah karena disubsidi jadi dikurangi 10.000 harganya menjadi 42.500,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ansori mengatakan jika beras bersubsidi wajib membayar lewat QRIS. Ini untuk meminimalisir ada kecurangan saat pembelian.

“Khusus beras subsidi harus bayar menggunakan aplikasi QRIS, itu yang digitalnya. Agar masyarakat semuanya dapat, tidak diperjualkan kembali. Ini kan subsidi, itu tadi guna aplikasinya agar data terdaftar dan jika tidak begitu nanti akan diperjualbelikan lagi oleh mereka,” katanya.

“Kalau kebutuhan lain tidak subsidi, tapi masyarakat bisa membayar dengan aplikasi QRIS ataupun cash. Ini diprioritaskan menggunakan QRIS, namun hanya untuk sekali penggunaan tidak bisa 2 kali dan ini datanya terdaftar,” lanjutnya.

Ansori menuturkan, jika baru di dua Kecamatan yang akan diselenggarakan pasar murah digital tersebut. “Pasar tersebut akan diadakan di 2 kecamatan, di Kecamatan Sako dan Seberang Ulu 1. Yang rencananya mulai dioperasikan tanggal 26-27 September 2022 ini,” tuturnya.

Ansori mengungkapkan, jika Pemerintah telah menyiapkan 500 paket untuk di dua kecamatan.

“Paketnya 500 kurang lebih, 250 di sako dan 250 lagi di SU 1. Di sana juga nanti dijual sembako lain seperti telur, gula, gandum, minyak sayur, bawang,” ungkapnya. (tia)