Penderita DBD Dapat Pelayanan Kesehatan Prima

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Fenty Aprina (ANTARA/M Riezko Bima Elko P)


PALEMBANG
– Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan memastikan para penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Fenty Aprina di Palembang, Kamis, mengatakan 41 puskesmas di wilayah kota setempat sudah disiapkan untuk melayani kebutuhan penderita DBD.

Puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan itu sudah diberikan pasokan obat-obatan DBD, alat pengambilan sampel darah epidemiologi dengan jumlah yang cukup sebagai penindakan medis pertama.

Beberapa rumah sakit rujukan juga sudah disiapkan, kata dia, bila memang dibutuhkan tindakan lanjutan terhadap para penderita DBD, yang jumlahnya mengalami peningkatan saat ini.

“Jangan ragu, pelayanan kesehatan Pemkot Palembang untuk DBD kami pastikan dalam kondisi yang prima dengan keterisian cukup,” kata dia.

Fenty menjelaskan pelayanan prima ini dilakukan untuk mencegah supaya DBD tidak terjadi kondisi yang luar biasa.

Merujuk data Dinas Kesehatan per Oktober 2022, tercatat 694 penderita DBD atau meningkat dibandingkan September kemarin 673 penderita di kota ini.

Dari jumlah tersebut penderita didominasi perempuan dengan jumlah 396 orang dari keseluruhan, di mana tujuh orang di antaranya meninggal dunia.
Jumlah kasus penderita DBD itu meningkat sebanyak 400 kasus dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya.

Menurut Fenty, peningkatan kasus DBD itu dipengaruhi oleh adanya peningkatan curah hujan beberapa dua pekan terakhir di Palembang.

Hujan membuat lahan menjadi basah dan digenangi air, yang kemudian menjadi sarang berkembang-biak nyamuk penular DBD kepada manusia.

Masyarakat diminta untuk memperhatikan indikator perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan membersihkan secara rutin tempat tinggal supaya tidak menjadi sarang nyamuk.

“Pembersihan itu juga ditindaklanjuti dengan melakukan fogging (pengasapan) pemukiman,” tandasnya. (ant)