Penjahat Kelamin Perkosa Keponakan

Tersangka Madri (duduk) diamankan di Mapolres Prabumulih, Selasa (15/11). foto : ist


PRABUMULIH
– Tim Gurita Satreskrim Polres Prabumulih  meringkus Madri (35) pelaku pemerkosaan  terhadap anak di bawah umur berinisial JS (16),  yang tak lain keponakannya sendiri.

Warga Jalan Arimbi Kelurahan Prabujaya yang bekerja sebagai tukang ojek ini diringkus saat tengah menunggu penumpang di kawasan Jalan Alipatan Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Selasa (15/11) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIK SH MH melalui Kasi Humas AKP Sri Djumiati SH menuturkan, penangkapan  pelaku bermula dari laporan keluarga korban di SPKT Polres Prabumulih pada 11 November 2022 lalu.

 “Dalam laporannya pelapor menuturkan, anak kandungnya telah mengalami perbuatan asusila rudapaksa oleh pelaku yang merupakan keluarga korban,” ungkap Sri Djumiati seraya menuturkan aksi rudapaksa terjadi pada Juni 2022 di kediaman korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut sambung Sri Djumiati, Tim Gurita Satreskrim Polres Prabumulih langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya pelaku berhasil diringkus saat sedang menunggu penumpang ojek.

Masih kata Kasi Humas, di hadapan penyidik pelaku mengakui telah menodai keponakannya tersebut. “Pelaku mengakui perbuatannya, pelaku juga mengakui jika sempat mengancam akan menyebarkan foto dan video korban jika melaporkan perbuatanya,” tuturnya.

Lebih lanjut wanita yang merupakan atlet menembak ini menegaskan, karena perbuatan tersebut pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

“Pelaku dijerat UU nomor 23 ntahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (abu)