Perkuat Lulusan PBSI Melalui Kesamaan Standar

Pembukaan Rakornas dan Seminar nasional yang diselenggarakan Universitas PGRI Palembang.


Palembang, Palpos
– Guna mengembangkan managemen dan kurikulum program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Era 5.0, untuk itu  Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBS) menggelar Rakornas dan Seminar nasional. Guna menyamakan standar kelulusan Strata 1 PBSI seluruh Indonesia.

Hal ini dikatakan Dr Ir Sri Gunani Pratiwi MT, PLT Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan usai pembukaan kegiata yang belangsung di Baston Hotel Palembang yang dituan rumah Universitas PGRI Palembang. Jika kegiatan ini guna menyamakan standar profesi kelulusan prodi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia baik Strata 1-3.

“Karena sesuai kurikulum dan juga dari Mas Mentri yakni Nadiem Makariem. Jika lulusan prodi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki standar yang tepat dan merata. Terlebih di era 5.0 ini semua lulusan memiliki standar dengan kelulusan yang baik,” jelasnya.

Ketua BLPT Persatuan Guru Republik Indonesia Prof Dr Supardi US MM MPd menambahkan kegiatans eminar dan rakornas yang diadakan Sebagian dari langkah meningkatkan mutu serta penunjang kampus merdeka.

“Untuk menjadi kampus merdeka ada penyesuaian kurikulum yang melahirkan lulusan dengan predikat baik serta penyamaan standa,” ujarnya.

Untuk itu Ia sangat mendukung kegiatan seminar guna mengembangkan standar yang sudah ditentukan oleh piak kementrian.

Sedangkan Rektor UPGRI Palembang sebagai Tuan Rumah Kegiatan seminar tersebut menyampaikan, kegiatan ini menjadi hal positif bagi lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di era 5.0.

“Karena era 5.0 adalah sesuai yang kedepannya tidak hanya bersifat kepada masyarakat saja namun juga secara dunia. Dengan memajukan dunia Pendidikan,” tegasnya.

Masih ditempat yang sama, Dekan FKIP UPGRI, DR Dessy Wardiah MPd, CIQaR mengungkapkan peserta yang hadir pada kegiatan seminar secara luring yakni  137 peserta daring 242 peserta ini membahas kesamaan lulusan dalam satu program studi. “Semua lulusan harus satu frame, baik itu di Sumsel hingga provinsi lainnya diseluruh Indonesia,” tandasnya (nik)