Pertagas OSSA Laksanakan Rangkaian Kegiatan Pencegahan Stunting


PRABUMULIH
– Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai salah satu perusahaan afiliasi subholding gas PT Pertamina melaksanakan rangkaian kegiatan pencegahan dan pengentasan stunting di Kelurahan Cambai, Prabumulih yang merupakan kawasan ring 1 Pertagas Operation South Sumatera Area (Pertagas OSSA).

Kegiatan tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan Puskesmas dan Posyandu di Kelurahan Cambai untuk memberikan penyuluhan mengenai dampak dan penyebab stunting yang disertai dengan pemeriksaan kesehatan anak dan pemberian 65 paket makanan bergizi pada hari Senin (14/11). Hal ini untuk memastikan anak-anak sebagai penerus bangsa dapat tumbuh sehat.

Kegiatan penyuluhan tersebut disambut dengan antusiasme masyarakat dan diapresiasi oleh Puskesmas serta Posyandu Cambai. Dalam sambutannya, Maulana Rizky selaku Officer External Relation Pertagas OSSA mengungkapkan bahwa Pertagas turut peduli dengan permasalahan kesehatan yang ada di sekitar area operasi.

“Pertagas sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di sekitar Kelurahan Cambai turut hadir dan peduli dalam pengentasan dan pencegahan stunting yang ada di Prabumulih khususnya di Cambai,” ujar Rizky.

Marleni selaku Bidan Posyandu Cambai menuturkan bahwa tujuan dilakukannya penyuluhan tentang stunting agar para orang tua yang memiliki anak balita dan Ibu yang sedang mengandung dapat memberikan asupan gizi yang cukup dalam memenuhi kebutuhan gizi anak dan janin dalam kandungan dengan memastikan piring gizi yang mencakup sayuran, buah dan makanan pokok sudah sesuai dengan kebutuhan gizi anak.

Lebih lanjut Marleni mengingatkan bahwa tak hanya berfokus pada asupan gizi, kondisi lingkungan yang bersih dan sehat pun juga harus dijaga agar anak-anak tidak mudah terserang penyakit. “Kebersihan air yang kita gunakan sehari-hari sangat penting. Jangan sampai kita menggunakan air yang sudah tercemar limbah,” ungkap Marleni.

Untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat sebagai salah satu upaya dalam pencegahan stunting, Pertagas OSSA mengadakan sesi berbagi pengetahuan terkait pemanfaatan botol plastik sebagai filter IPAL di Kelurahan Cambai pada Selasa (15/11).

Kegiatan sharing knowledge ini disampaikan oleh Tim QHSSE (Quality, Health, Safety, Security and Environment) Pertagas OSSA bersama Kelompok Binaan TPS Cambai Berseri.

Manfaat dari filter IPAL yaitu sebagai penyaring pada saluran air, sehingga air yang berasal dari limbah rumah tangga menjadi lebih bersih dan tidak mencemari air tanah dalam sumur yang digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Filter IPAL yang digunakan sendiri berasal dari limbah botol plastik yang sudah tidak terpakai, hal ini juga mendukung pemanfaatan sampah yang ada di Kelurahan Cambai sehingga lingkungan menjadi lebih bersih.

Penggunaan filter IPAL dari limbah botol plastik untuk perumahan juga sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Prabumulih melalui instalasi filter IPAL untuk perumahan baru yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Prabumulih. Filter IPAL tersebut sudah dimanfaatkan oleh 35 rumah yang ada di kelurahan Cambai serta di beberapa kawasan permukiman yang ada di Prabumulih, Ogan Ilir, Muara Enim dan wilayah lain di Sumatera Selatan.

Pemanfaatan botol plastik sebagai filter IPAL ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh kelompok binaan Pertagas OSSA yang menjadi bagian dari Program CSR Desa SEIRAMA (Sejuk Indah dan Ramah Lingkungan). Di tempat terpisah, Elok Riani Ariza selaku

Manager Communication, Relation & CSR mengungkapkan bahwa Pertagas akan selalu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Inovasi yang dilakukan Pertagas tidak hanya befokus pada pengembangan bisnis perusahaan, namun Pertagas juga turut aktif dalam pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat yang berada di sekitar area operasi Pertagas. Semoga inovasi ini dapat memberikan manfaat bersama baik untuk perusahaan maupun masyarakat.” tutup Elok saat ditemui di kantor pusat Senin (21/11). (nik/ril)