PLN Siap Pasok Listrik Kawasan Industri Lamsel

Pegawai PLN Pastikan jaringan listrik tetap mengalir.
Pegawai PLN Pastikan jaringan listrik tetap mengalir.

PALEMBANG, Palpos-  (Persero) berhasil melakukan sinkronisasi Gardu Induk (GI) 150 kV Sidomulyo (Provinsi Lampung) ke dalam sistem kelistrikan Sumatera. Pada proses pemberian tegangan pukul 04.04 WIB, Selasa (27/9). Sekaligus menandakan bahwa GI ini secara sistem sudah dapat beroperasi untuk melayani kebutuhan listrik di Provinsi Lampung.

Provinsi Lampung sendiri tercatat mengalami perkembangan yang semakin pesat dengan pertumbuhan konsumsi energi listrik yang terus meningkat sebesar rata-rata 8,56%.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan, Muhammad Dahlan Djamaluddin menjelaskan pentingnya untuk segera meningkatkan pasokan dan keandalan listrik di daerah ini.

“Berdasarkan RUPTL, Lampung me jadi salah satu Provinsi dengan pertumbuhan listrik yang sangat pesat, penggunaan listrik di Perkotaan hingga Kabupaten dan Desa sudah menjadi kebutuhan dasar yang sudah wajib terpenuhi,” tuturnya.

Kabupaten Lampung Selatan telah diproyeksikan untuk dijadikan kawasan industri besar dan saat ini tengah berkembang. Ditandai dengan adanya pabrik peleburan baja yang siap menyerap listrik PLN sebesar 24 MVA. “Hal ini perlu disikapi secepatnya oleh PLN untuk dapat terus menjaga pasokan dan keandalan listrik di daerah ini,” terang Dahlan.

Dahlan menegaskan bahwa suksesnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini tentunya tidak luput dari perhatian dan dukungan dari Stakeholder dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Instansi dan Lembaga Pemerintahan dan seluruh masyarakat atas seluruh perhatian dan dukungannya sehingga pembangunan GI 150 kV Sidomulyo beserta jaringan transmisinya dapat terlaksana dan beroperasi untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat Lampung serta apresiasi dan ucapan terimakasih juga kepada Team UPP Sumbagsel-3 yang telah menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” tutup Dahlan. (nik/inf)