Polres Bantu Warga Terdampak

Polres Lubuklinggau Bantu warga Terdampak kenaikan BBM
Polres Lubuklinggau Bantu warga Terdampak kenaikan BBM

Lubuklinggau, Palpos.-
Naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat kaget masyarakat luas. Terlebih sebelumnya kabar kenaikan BBM per 1 September 2022 batal dilakukan. Namun hanya berselang dua hari, Presiden sendiri yang mengumumkan BBM Resmi dinaikan dengan tarif baru.

Kondisi itu menuai banyak protes, karena dinilai melukai hati rakyat. Terlebih pasca wabah Covid-19 kondisi perekonomian masyarakat masih belum stabil. Untuk memotivasi masyarakat, Polres Lubuklinggau berinisiatif memberikan bantuan beras kemasan 5 kg, kepada masyarakat yang dinilai paling terdampak. Diantaranya tukang ojek dan sopir angkot, termasuk juga tukang becak.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, melalui Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara, menyampaikan bahwa bantuan beras tersebut diberikan sebagai salah satu bentuk kepedulian polres sekaligus untuk memotivasi para sopir angkot, tukang ojek termasuk juga tukang becak, agar mereka tetap semangat mencari nafkah untuk keluarga mereka.

“Kegiatan bakti sosial ini salah satu bentuk kepedulian kita dari Polres Lubuklinggau sekaligus sebagai bentuk motivasi kita untuk mereka agar tetap semangat mencari nafkah buat kelurga,” kata Robi.

Dikatakan Robi, bantuan akan diberikan Polres Lubuklinggau setiap hari sampai kondisi kaget masyarakat atas kenaikan BBM normal kembali. “Kita dari Polres secara bergantian memberikan bantuan, hari ini dari Reskrim, besok mungkin dari Lantas, dan seterusnya secara bergantian, sampai sikonnya normal,” jelas Robi.

Untuk hari pertama (hari ini), Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, memberikan bantuan dengan total 50 kg dengan masing-masing kemasan 5kg. “Nanti bertahap ya, secara gantian kita dari Polres akan berikan bantuan setiap harinya 50 kg beras,” pungkasnya. (yat)