Prioritaskan Perbaikan Sekolah

Sekda Palembang, Ratu Dewa. Foto : ist


Yang Dibangun Tahun 1977

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang, memprioritaskan perbaikan gedung sekolah yang kondisinya memprihatinkan dibangun pada 1977 untuk memberikan kenyamanan kepada siswa serta guru dalam kegiatan belajar dan mengajar.

“Gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 163 di Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning Palembang yang dibangun pada 1977 sekarang ini kondisinya memprihatinkan, setelah dilakukan peninjauan langsung terlihat atap dan plafonnya banyak yang rusak. Gedung sekolah ini diprioritaskan dibaiki pada tahun anggaran 2023,” kata Sekda Palembang, Ratu Dewa, di Palembang, Senin (31/10).

Menurut dia, melihat masih banyak gedung sekolah tua yang belum tersentuh perbaikan, pihaknya memprioritaskan perbaikan sekolah dan penambahan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.

Kegiatan belajar mengajar memerlukan dukungan gedung sekolah dan fasilitas pendukung yang memadai.
Tidak mungkin guru bisa mengajar dengan baik dan siswa belajar dengan tenang, aman, dan nyaman jika gedung sekolah atapnya bocor dan terdapat kerusakan parah, kata Sekda Palembang.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ansori menambahkan pihaknya membuat program prioritas pada tahun anggaran 2023 berupa perbaikan gedung dan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar di tingkat SD dan SMP.

Fasilitas pendidikan yang menjadi prioritas perbaikan dan perlu dilengkapi mulai dari kursi, meja, papan tulis, gedung, komputer, sarana olahraga, dan lainnya.

Dengan fasilitas pendidikan yang baik dan lengkap, memberi rasa nyaman dan memudahkan proses kegiatan belajar mengajar.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan belajar dan mengajar tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ditunjang fasilitas pendukung yang memadai.

“Sebagai gambaran, pelajar tidak mungkin bisa melakukan praktik komputer dengan baik dan sesuai dengan perkembangan teknologi, jika fasilitasnya masih menggunakan teknologi lama,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang kondisinya kurang layak untuk kegiatan belajar mengajar.

“Perbaikan sekolah terus dilakukan dengan skala prioritas, sedangkan gedung yang kondisinya rusak berat atau kurang layak untuk kegiatan belajar mengajar didahulukan untuk program tersebut,” terangnya.

Dengan tersedianya gedung sekolah yang baik dan memiliki fasilitas pendukung memadai. “Diharapkan pelajar dapat belajar dengan aman dan nyaman serta guru bisa melakukan tugasnya secara optimal,” tutup Ansori. (tia)