Pusri Dukung Produktivtas Pertanian

Persediaan pupuk di Gudang pupuk Pusri untuk kebutuhan petani.
Persediaan pupuk di Gudang pupuk Pusri untuk kebutuhan petani.

Musim Tanam Oktober-Maret
Siap Penuhi Kebutuhan Pupuk

Palembang – Sebagai perusahaan yang bergerak di industri pupuk dan petrokimia, Pusri senantiasa mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional.

Selain itu PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) bertanggung jawab untuk memproduksi, menyediakan dan menyalurkan pupuk hingga sampai ke end user.

Memasuki musim tanam Oktober-Maret Pusri siap memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi petani di berbagai wilayah tanggung jawab Pusri, sesuai dengan Permentan No 10/tahun 2022 tentang Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Dalam Permentan ini menyatakan, hanya 9 (sembilan) komoditas utama yang disubsidi pemerintah diantaranya padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kopi dan kakao, serta . jenis pupuk yang difokuskan yaitu, Urea dan NPK dari yang sebelumnya terdapat jenis SP-36, ZA, dan Organik.

AVP Lampung Pusri, Eman Haris mengatakan, melalui Permentan No.10 /2022 diharapkan tata kelola pupuk bersubsidi dapat lebih baik serta dapat mengantisipasi kondisi saat ini salah satunya terkait krisis pangan global.

“Guna mendukung pemerintah Pusri turut mensosialisasikan Permentan No. 10/Tahun 2022 ini kepada petani khususnya di Provinsi Lampung. Di Lampung sudah kami sosialisasikan kepada distributor, kios hingga ke petani. Namun Permentan ini cukup berdampak pada petani komoditas singkong dan komoditas lainnya.

Lebih lagi karena Provinsi Lampung merupakan penghasil singkong terbesar di Indonesia, sehingga cukup berdampak pada mereka,” terang Erman.
Lebih lanjut disampaikan Eman guna tetap mendukung petani singkong, Pusri memiliki produk non subsidi yang kualitasnya juga sangat baik terutama untuk pertumbuhan tanaman singkong.

“Sebagai salah satu bentuk solusi dari kami kepada petani, kami mensosialisikan kepada petani untuk menggunakan NPK singkong Pusri,” jelas Erman.

NPK Singkong lanjut Erman, merupakan pupuk special komoditi yang dikembangkan tim Riset Pusri dengan komposisi yaitu 17-6-25, yang mengandung unsur hara makro lengkap dan memiliki manfaat dapat memacu pertumbuhan vegetatif tanaman serta meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan pembentukan singkong.

Sebagai bentuk dukungan Pusri sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian, Pusri memiliki Program Makmur yang akan menjamin pertanian berkelanjutan melalui pendekatan menyeluruh mulai dari kemudahan akses modal dan sarana pertanian hingga pendampingan serta edukasi kepada petani.

“Selain memproduksi urea, produk samping dan juga NPK Singkong, Pusri juga memiliki produk inovasi atau NPK Customize seperti pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit serta pupuk special komoditi yaitu NPK Kopi,” tukas Erman. (rob)