Revitalisasi Pasar Rakyat Kayuagung Capai 65 Persen

Kondisi bangunan Pasar Rakyat Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering (OKI) yang progres pembangunanya sudah mencapai 65 persen.
Kondisi bangunan Pasar Rakyat Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering (OKI) yang progres pembangunanya sudah mencapai 65 persen.

KAYUAGUNG, Palpos – Revitalisasi 96 kios Pasar Rakyat Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang berada di Kelurahan Mangun Jaya, progres pembangunannya sudah mencapai 65 persen.

“Ini masuk minggu ke 11 dari awal pembangunan. Sudah mencapai sekitar 65 persen menurut konsultan pengawas dari CV Ria Konsultan,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) OKI, Alamsyah melalui Staf Fungsional Analisis Perdagangan, Ahmad Nawawi, Rabu (26/10).

Ia menambahkan, saat ini pembangunan sudah sampai pada pemasangan rolling door. Dimana menurutnya, rencana pembangunan selama 17 minggu. “Berarti masih 6 minggu lagi, Insya Allah tepat waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Indra, Pihak Ketiga Pelaksana Lapangan saat ditemui di lokasi pembangunan membenarkan, bahwa progres pembangunan saat ini sudah mencapai sekitar 65 persen.

“Atap sudah, plafon selesai sebagian dari satu blok, dimana seluruhnya ada tujuh blok, kerangka rolling sudah selesai dan tinggal memasang rollingngnya saja, cat sudah namun baru cat kasar,” tuturnya. Kemudian, dikatakannya lagi, lantai dasar sudah selesai dan tinggal pemasangan keramik, siring atau got sedang dikerjakan dan diperkirakan sudah selesai mencapai 40 persen.

“Alhamdulilah. Pekerjaan kita ini terbilang cepat. Insya Allah kalau tidak ada halangan akan selesai pada bulan sebelas akhir karena kita mengajar target,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Staf Fungsional Analisis Perdagangan, Disdag OKI, Ahmad Nawawi mengemukakan, kegiatan revitalisasi tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali karena sepi pembeli.

“Jadi kami dari Disdag OKI ini mempelajari penyebab sepinya pembeli itu, dan ternyata karena akses jalan yang sempit. Sempitnya jalan menyulitkan masyarakat untuk masuk kesana,” jelasnya belum lama ini

Lebih lanjut, selain faktor sepi, kondisi bangunan juga dinilai sudah mulai rapuh. Oleh karena itu, mereka berinisiatif mengajukan proposal program Revitalisasi ke Kementrian Perdagangan sejak tahun 2021 lalu. (ian)